Pengikut

Sabtu, 13 Juni 2026

Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Jakarta – Polri menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).



Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta dari delapan kementerian dan lembaga. Para peserta merupakan personel Polisi Khusus yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Lomba Polsus Teladan diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta integritas personel Polisi Khusus dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Pelaksana Lomba, Kombes Pol. Hastho Rahardjo, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan kompetensi personel Polisi Khusus.

"Kegiatan ini bukan hanya kompetisi untuk mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk sosok Polisi Khusus yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing," ujar Kombes Pol. Hastho Rahardjo.

Menurutnya, Polisi Khusus memiliki peran penting dalam membantu tugas-tugas kepolisian, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan aturan sesuai bidang kewenangan, hingga pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.



"Polisi Khusus merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia Polsus harus terus didorong agar mampu menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks," katanya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan keimanan sebagai fondasi moral dan etika dalam menjalankan tugas, menjaga solidaritas dan sinergi dengan Polri, TNI, serta elemen masyarakat, serta mengimplementasikan seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Selain itu, peserta juga didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, inovasi, dan dedikasi dalam menghadapi tantangan tugas, serta menjadi pelopor dalam menegakkan keselamatan, ketertiban, dan disiplin baik di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Pemenang Lomba Polisi Khusus Teladan Tahun 2026 dijadwalkan akan diumumkan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.

Melalui kegiatan ini, Polri berharap lahir sosok-sosok Polisi Khusus yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, dedikasi, dan kemampuan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing, sehingga semakin memperkuat sinergi dengan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Jumat, 12 Juni 2026

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bitung Resmi Buka Berbagai Perlombaan dan Kegiatan Kebersamaan.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan kekeluargaan mewarnai pembukaan rangkaian kegiatan Semarak Hari Bhayangkara ke-80 Polres Bitung yang dilaksanakan di Sport Hall Aspol Pinokalan, Jumat (12/6/2026).



Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, secara resmi membuka berbagai perlombaan olahraga dan kegiatan sosial yang akan digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan pembukaan dikemas dalam bentuk apel yang diikuti seluruh personel Polres Bitung, jajaran Polsek, Bhayangkari, serta para peserta lomba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Cabang Bhayangkari Polres Bitung, Detta Albert Zai, Wakapolres Bitung Kompol J.H. Daniel Korompis, Wakil Ketua Cabang Bhayangkari Polres Bitung Sjeanet Korompis, para Pejabat Utama Polres Bitung, pengurus Bhayangkari, serta seluruh peserta lomba.

Momentum pembukaan tersebut tidak hanya menjadi tanda dimulainya berbagai perlombaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan anggota. Kehadiran Kapolres bersama jajaran dan keluarga besar Bhayangkari di tengah-tengah personel menciptakan suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan yang menjadi ciri kuat semangat Bhayangkara.

Dalam sambutannya, Kapolres Bitung menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Berbagai perlombaan yang digelar antara lain pertandingan bola voli putra dan putri yang diikuti personel Polres dan Bhayangkari, serta lomba Line Dance yang melibatkan peserta dari seluruh satuan kerja dan Bhayangkari jajaran. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun semangat sportivitas, kekompakan, dan kerja sama yang semakin kuat di lingkungan Polres Bitung.

Selain kegiatan olahraga, Polres Bitung juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi bhakti religi di rumah-rumah ibadah, anjangsana, penyaluran bantuan sosial, bedah rumah, penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor, hingga bhakti kesehatan bagi masyarakat.

Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan manfaat dan solusi bagi masyarakat.



“Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai momentum memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan rasa kekeluargaan di lingkungan Polres Bitung. Melalui berbagai perlombaan dan kegiatan sosial yang kami laksanakan, kami ingin menghadirkan semangat Bhayangkara yang dekat dengan anggota, dekat dengan keluarga besar Bhayangkari, dan yang terpenting dekat dengan masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat Kota Bitung,” ujar AKBP Albert Zai.

Semarak Hari Bhayangkara ke-80 Polres Bitung pun diharapkan menjadi momentum yang memperkuat soliditas internal sekaligus mempertegas komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, profesional, serta Presisi.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui berbagai kegiatan tersebut, keluarga besar Polres Bitung menunjukkan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, melainkan juga menjadi ruang untuk berbagi, mengabdi, dan mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Bitung.

Rabu, 10 Juni 2026

Kapolri: Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, jajarannya bakal ikut menggelar nonton bareng perhelatan Piala Dunia 2026. Nantinya, nobar gratis itu bakal diselenggarakan baik di tingkat Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia. 



Pernyataan tersebut disampaikan Sigit usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah kerja sama mulai dari nobar, perizinan hingga pengamanan. 

"Kami tentunya sangat menyambut baik terkait dengan rencana kerja sama untuk mendukung program dalam rangka nonton bareng Piala Dunia. Dan kebetulan tadi kami sepakat bahwa kami, Polri, akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah," kata Sigit. 

Menurut Sigit, pelaksanaan nobar di kantor polisi juga menjadi wadah untuk hiburan masyarakat Indonesia khususnya para pecinta si kulit bundar. Serta, menghidupkan roda perekonomian UMKM di basis wilayah masing-masing. 

"Sehingga kemudian ini bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah," ujar Sigit. 



Lebih dalam, Sigit menyebut, pelaksanaan nobar World Cup ini juga bisa diselipkan edukasi terhadap masyarakat untuk menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Dan tentunya ini juga bagian dari kegiatan yang bisa kita selipkan untuk hal-hal yang bersifat edukasi untuk masalah-masalah yang terkait dengan harkamtibmas," ucap Sigit. 

Di sisi lain, Sigit menyatakan, kerja sama nobar di Mabes, Polda, Polres hingga Polsek ini untuk semakin mendekatkan aparat kepolisian dengan lapisan masyarakat. 

"Tentunya kerja sama ini juga menjadi hal yang sangat baik buat institusi Polri, khususnya menjelang Hari Bhayangkara, dan kita akan bantu apa saja yang nanti diperlukan terkait mulai dari perizinan sampai dengan kegiatan-kegiatan pengamanan dan hal-hal lain yang dibutuhkan. Saya kira dalam kesempatan ini saya ucapkan selamat dan mari kita nobar bersama-sama Piala Dunia untuk menjadi hiburan bagi kita semua," tutup Sigit.

Polres Bitung dan Tim Gabungan Sidak SPBU, Pastikan BBM Bersubsidi Tepat Sasaran dan Bebas Penyalahgunaan.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Dalam upaya menjaga kelancaran distribusi dan memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, Polres Bitung bersama tim gabungan dari Pemkot Bitung melaksanakan Pengawasan dan Pengendalian Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU wilayah Kota Bitung, Senin (8/6/2026).



Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 12.00 WITA tersebut melibatkan personel Satreskrim Polres Bitung, Satlantas Polres Bitung, UPTD Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara Kota Bitung, UPTD Dispenda Provinsi Sulawesi Utara Kota Bitung, serta unsur Analis Sumber Daya Alam (SDA) Kota Bitung.

Pengawasan diikuti langsung oleh Kanit Tipidter Sat Reskrim IPDA Muhamad Chemal Kharis, S.Tr.K., dan Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Poultje Rambling.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan serangkaian pemeriksaan dan verifikasi di lapangan, mulai dari klarifikasi kepada operator nosel solar dan pengawas SPBU, pemeriksaan kendaraan yang mengantre untuk memastikan tidak terdapat modifikasi tangki, pengecekan kesesuaian barcode dengan nomor polisi kendaraan, hingga pemeriksaan status pajak kendaraan bermotor.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan aktif pemerintah dan aparat penegak hukum terhadap distribusi BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, yang diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor usaha yang berhak menerimanya.

Dari hasil pemeriksaan, tim gabungan belum menemukan adanya penyalahgunaan barcode, ataupun kendaraan dengan tangki yang dimodifikasi untuk menampung BBM melebihi kapasitas standar.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah mengatakan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga ketersediaan dan ketepatan sasaran distribusi BBM bersubsidi dan pelaksanaan akan terus dilaksanakan tiap harinya.



“Pengawasan ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. Kami ingin mencegah segala bentuk penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat luas. Dari hasil sidak kali ini, kami bersyukur belum ditemukan pelanggaran maupun indikasi penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi di SPBU yang kami periksa,” ujar AKP Ahmad Anugrah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres Bitung akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah Kota Bitung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Pengawasan ini bukan hanya tugas aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat agar subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.

Kegiatan pengawasan dan pengendalian tersebut juga menjadi langkah antisipatif dalam menyikapi meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan distribusi BBM bersubsidi dapat tepat sasaran, berjalan tertib, lancar, serta memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Gerak Cepat Polsek Aertembaga Ungkap Kasus Pencurian Mesin Tempel Milik Akademi Perikanan Bitung.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Komitmen Polres Bitung dalam memberikan rasa aman dan menjaga aset masyarakat kembali dibuktikan melalui gerak cepat Tim Resmob Polsek Aertembaga yang berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit mesin tempel merek Yamaha 40 PK milik Sekolah Akademi Perikanan Bitung (APB).



Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pihak Akademi Perikanan Bitung yang diterima pada Rabu (10/6/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polsek Aertembaga langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan hingga berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian tersebut, masing-masing inisial N (17), G (15), A (14) T (21) dan M (52).

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pencurian diketahui terjadi pada pertengahan Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WITA di kawasan sekolah APB Bitung, Kelurahan Aertembaga Dua, tepatnya di lokasi penyimpanan peralatan milik Akademi Perikanan Bitung. Mesin tempel Yamaha 40 PK yang disimpan di area gerai praktik perikanan diduga diambil secara bersama-sama oleh para pelaku sebelum kemudian dijual.

Mendapat informasi terkait dugaan keterlibatan sejumlah pelaku, Tim Resmob Polsek Aertembaga segera bergerak melakukan pencarian. Hasilnya, empat terduga pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda. Dari hasil 

pemeriksaan awal, para terduga mengakui keterlibatan mereka dalam aksi pencurian tersebut. Berdasarkan keterangan para pelaku, tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga berperan dalam penjualan barang hasil curian tersebut.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin tempel Yamaha 40 PK yang ditemukan dalam kondisi rusak.

Kapolsek Aertembaga, AKP DENY TAMPENAWAS., S.Sos., S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap setiap laporan masyarakat.

"Begitu menerima informasi dan laporan dari pihak Akademi Perikanan Bitung, kami langsung menurunkan Tim Resmob untuk melakukan penyelidikan. Berkat kerja cepat anggota di lapangan, para terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak pidana yang terjadi agar dapat segera ditindaklanjuti," ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya juga mengedepankan pendekatan profesional dalam penanganan perkara, terutama karena terdapat beberapa terduga pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penanganan perkara telah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Bitung untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.



"Kami akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Karena terdapat pelaku yang masih di bawah umur, proses penanganannya akan memperhatikan ketentuan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Di sisi lain, kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa tindak pidana sekecil apa pun memiliki konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan," tegas Kasat Reskrim.

AKP Ahmad juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan maupun tindakan yang melanggar hukum.

Saat ini seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Bitung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti sinergi dan kesiapsiagaan jajaran Polres Bitung dalam menjaga keamanan serta merespons cepat setiap laporan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bitung.

TIM Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bitung Gerak Cepat Amankan Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Bitung yang dipimpin Katim AIPTU Arnold Moningka bergerak cepat mengamankan empat terduga pelaku tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam terhadap seorang anak di bawah umur, Selasa (09/06/2026).



Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WITA di samping RSUD Pratama Bitung, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, Kota Bitung. Korban diketahui bernama H (13), warga Kelurahan Bitung Tengah.

Kasus ini dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/377/VI/2026/SPKT/POLRES BITUNG/POLDA SULUT tertanggal 09 Juni 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima, Tim URC Resmob Polres Bitung segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dan mengamankan empat terduga pelaku masing-masing berinisial R (15), MD (15), MG (15), serta E (19).

Dari hasil interogasi awal, para pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga turut mengamankan dua bilah senjata tajam yang diduga digunakan saat melakukan penganiayaan terhadap korban.

Menurut hasil penyelidikan sementara, aksi kekerasan tersebut dipicu rasa sakit hati salah satu pelaku terhadap korban. Para pelaku kemudian mendatangi lokasi tempat korban berada dan secara bersama-sama melakukan penganiayaan menggunakan tangan kosong maupun senjata tajam.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka diantaranya luka robek di bagian kepala, telinga kanan, tangan serta rasa sakit di bagian wajah dan tubuh. Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Budi Mulia Bitung.



Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah.,S.I.K.,M.H, dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Kami merespon cepat laporan masyarakat dan langsung melakukan penyelidikan hingga para terduga pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti. Saat ini seluruhnya sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim juga mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktifitas anak-anak, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan zat berbahaya maupun tindakan kekerasan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak. Jangan mudah terprovokasi, hindari membawa senjata tajam, serta selesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik dan tidak melanggar hukum,” tambahnya.

Polres Bitung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan perlindungan terhadap anak sebagai generasi penerus bangsa.

Polantas Menyapa, Menjaga Mimpi Generasi Muda dari Bahaya di Jalan Raya.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Suasana apel pagi di SMP Negeri 5 dan SMA Negeri 4 Kota Bitung, Rabu (10/6/2026), terasa berbeda. Di hadapan ratusan siswa dan para guru, personel Satuan Lalu Lintas Polres Bitung hadir bukan sekadar memberikan penyuluhan, melainkan membawa pesan kepedulian tentang keselamatan, disiplin, dan masa depan generasi muda.



Melalui program “Polantas Menyapa”, Sat Lantas Polres Bitung menyapa para pelajar secara langsung dengan pendekatan yang humanis dan penuh keakraban. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 Wita tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel IPTU Jeny Makawimbang dan Kanit Regident IPDA Fransisca Zelia, S.Tr.K, mewakili Kasat Lantas Polres Bitung AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta didampingi personel Sat Lantas.

Di tengah perkembangan zaman yang penuh tantangan, para siswa diajak untuk memahami bahwa kedisiplinan bukan hanya soal hadir tepat waktu di sekolah, tetapi juga tentang bagaimana menghargai kehidupan dengan mematuhi aturan, termasuk saat berada di jalan raya.

Dengan bahasa yang mudah dipahami, para pelajar diberikan edukasi tentang pentingnya menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara atau dibonceng, berjalan di sisi jalan yang aman, memanfaatkan zebra cross saat menyeberang, jagan terlibat balapan liar serta memahami risiko yang dapat terjadi akibat kelalaian di jalan.

Lebih dari sekadar sosialisasi lalu lintas, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan karakter. Para siswa diajak untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif, menjauhi pergaulan negatif, minuman beralkohol, rokok, senjata tajam, panah wayer, maupun aksi tawuran yang dapat merusak masa depan.

Menjelang libur sekolah, pesan tersebut menjadi semakin penting. Sebab, masa liburan seharusnya menjadi momen untuk mengembangkan potensi diri, bukan menjadi waktu yang membawa mereka pada risiko pelanggaran hukum maupun kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Bitung AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

"Setiap anak memiliki cita-cita dan masa depan yang harus dijaga bersama. Melalui Polantas Menyapa, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar untuk memberikan pemahaman bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Tertib berlalu lintas bukan sekadar mematuhi aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan orang lain," ujar AKP Dwi Dea Anggraini.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak memaksakan diri mengendarai kendaraan apabila belum memenuhi persyaratan, jangan terlibat aksi balapan liar serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 5 Kota Bitung, Alce C. Kambey, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Sat Lantas Polres Bitung terhadap dunia pendidikan.



"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa. Kehadiran polisi di sekolah bukan hanya memberikan pengetahuan tentang aturan lalu lintas, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan anak-anak. Pesan-pesan yang disampaikan sangat positif dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum para pelajar," ungkapnya.

Selain memberikan edukasi, petugas juga mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan Call Center 110 Polres Bitung apabila menemukan atau mengalami potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa dan para guru tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan interaksi aktif. Senyum, sapaan hangat, dan pesan-pesan keselamatan yang disampaikan menjadi bukti bahwa membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan edukatif yang menyentuh hati generasi muda.

Melalui program Polantas Menyapa, Sat Lantas Polres Bitung terus menunjukkan komitmennya untuk hadir sebagai sahabat masyarakat, mendampingi, mengedukasi, dan menjaga generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta selamat dalam setiap perjalanan menuju masa depan mereka.

Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Jakarta – Polri menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sepolwan Lemdi...