Pengikut

Sabtu, 31 Januari 2026

Perkelahian Antar Kampung di Dumoga, Polisi Amankan Terduga Perakit Senjata Angin Beserta 5 Unit BB.

BOLMONG, Humas Polda Sulut - Pasca perkelahian antar kampung (tarkam) yang terjadi di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), polisi gerak cepat turun ke lokasi kejadian.



Aparat kepolisian segera diterjunkan k8e lokasi untuk membubarkan massa dan melakukan pengamanan ketat. Situasi berhasil dikendalikan setelah petugas melakukan langkah persuasif dan menghimbau massa untuk mundur.

Tim Resmob Polda Sulut kemudian melakukan patroli dan razia, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. ​

"Dalam razia tersebut, Tim Resmob berhasil mengamankan seorang pria berinisial IDM (41), pemilik sebuah bengkel perbaikan senapan angin. IDM diringkus setelah kedapatan menyimpan dan menguasai senjata angin tanpa izin resmi," ujar Direktur Reskrimum Polda Sulut Kombes Pol Suryadi.

​​Dari lokasi penggeledahan, petugas menyita sedikitnya 5 unit senjata angin kaliber 4,5 mm sebagai barang bukti. Terduga pelaku kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Sulut.



​Dirreskrimum mengatakan akan melakukan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pihak lain serta asal-usul senjata yang digunakan dalam bentrokan tersebut.

​"Kami terus berkoordinasi dengan Polres Bolaang Mongondow untuk melakukan penyidikan lanjutan. Fokus kami adalah menjaga kondusifitas wilayah dan memastikan proses hukum berjalan bagi siapa pun yang membawa senjata tanpa izin dan memicu kekacauan," tegas Kombes Pol Suryadi.

Saat ini, pihak kepolisian masih bersiaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan dan menghimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Ketegangan Antarwarga di Dumoga Berhasil Diredam, Polisi Siapkan Tindakan Tegas.

BOLMONG, Humas Polda Sulut - Situasi di wilayah Dumoga Timur dan Dumoga Tengah kini mulai kondusif setelah sempat terjadi bentrokan antarwarga pada Jumat (30/01/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.



"Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah setempat bergerak cepat untuk menenangkan massa dan melakukan mediasi," ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono yang turun langsung memantau situasi di lapangan.

​Bentrokan diduga dipicu oleh aksi provokasi sekelompok pemuda yang menggeber sepeda motor (knalpot bising) pada pukul 03.00 WITA. Selain itu, terdapat indikasi bahwa para pemuda tersebut berada di bawah pengaruh minuman keras (miras), yang kemudian memicu gesekan fisik beberapa jam setelahnya.

"​​Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 11 orang menjadi korban dalam insiden ini. ​Beberapa korban mengalami luka akibat tembakan senapan angin. ​Korban lainnya menderita luka-luka akibat lemparan batu," lanjutnya.



​Personel gabungan dari berbagai unsur telah disiagakan di lokasi untuk mencegah bentrokan susulan, di antaranya Polres Bolmong dan BKO Polres Kotamobagu, Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara, unsur TNI dari Kodim dan Koramil setempat.

"​Total sekitar 200 personel disiagakan untuk menjamin rasa aman masyarakat. Selain pengamanan fisik, kita akan melakukan penegakan hukum secara tuntas terhadap para pelaku guna mencari akar permasalahan dan memberikan efek jera," ujarnya.

Wakapolda juga meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi. Masyarakat diminta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang agar situasi Kamtibmas di wilayah Dumoga tetap terjaga.

Kamis, 29 Januari 2026

Sat Narkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran obat keras jenis Trihexipenidyl di Pusat Kota.

Bitung — Satuan Reserse Narkoba Polres Bitung berhasil mengungkap peredaran obat keras jenis Trihexipenidyl (pil kuning) di wilayah pusat Kota Bitung, berawal dari laporan informasi masyarakat.



Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial APSR (21) Tahun, warga Kelurahan Madidir Unet. Penangkapan dilakukan pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WITA, di Jalan Tugu Aru, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa.

Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita 1.047 butir obat keras Trihexipenidyl serta 1 unit handphone. Kasat Resnarkoba Polres Bitung IPTU Dr. Jefri Duabay, SH, MH menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya peredaran obat keras di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai membenarkan pengungkapan tersebut.



“Ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan kepolisian. Polres Bitung berkomitmen menindak tegas peredaran obat keras yang membahayakan generasi muda,” ujarnya.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bitung untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Adapun Pasal yang disangkahkan yaitu pasal 435 jo pasal 436 undang-undang nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan degan ancaman hukuman 12 Thn penjara dan denda 5 milyar .

Rabu, 28 Januari 2026

Polda Sulut Bongkar Peredaran Liquid Narkoba di Kota Manado, Satu Terduga Pelaku Diamankan.

MANADO, Humas Polda Sulut - Tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulawesi Utara berhasil mengungkap kasus peredaran cairan vape (liquid) yang diduga kuat mengandung narkotika.

Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, petugas mengamankan seorang pria berinisial KL (37), warga Jakarta Utara.

​Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan sekitar pukul 01.00 WITA di Kawasan Megamas, Kota Manado. "Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran liquid berbahaya," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut Kombes Pol Arie Fadlani, Rabu (28/1).

Menurutnya, pengungkapan bermula dari penyelidikan mendalam terhadap informasi masyarakat. Setelah memetakan keberadaan target, tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.



​Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut dikirim dari Tangerang melalui sebuah perusahaan jasa ekspedisi oleh seorang wanita berinisial L.

Satu botol liquid tersebut dibanderol dengan harga yang cukup fantastis, yakni sekitar Rp 2.000.000.

​Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya ​1 botol cairan liquid diduga mengandung narkoba, ​1 buah cartridge berisi cairan serupa dan ​1 unit ponsel milik tersangka.

​Tersangka mengakui bahwa cairan tersebut mengandung bahan berbahaya sejenis narkotika yang dapat memberikan efek euforia atau rasa bahagia berlebih (fly) bagi penggunanya.

​​Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

​"Kami tengah melakukan uji laboratorium forensik (Labfor) untuk memastikan kandungan kimia di dalam cairan tersebut. Selain itu, tim juga sedang melakukan pengembangan untuk mengejar pemasok utama yang berada di luar daerah," ungkapnya.


Selasa, 27 Januari 2026

Polsek Maesa Cek Ketersediaan BBM di SPBU Pakadoodan, Madidir Dan SPBU Wangurer.

BITUNG,Humas - Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah komponen vital dalam kehidupan sehari-hari, berfungsi utama sebagai energi penggerak transportasi (mobil, motor, pesawat), bahan bakar rumah tangga (LPG), pembangkit listrik, serta pendukung sektor industri dan pertanian. BBM memudahkan mobilitas, mendistribusikan kebutuhan pokok, dan memengaruhi biaya hidup, menjadikannya penopang utama ekonomi.(27/01/2025) 



Untuk itu Kapolsek Maesa AKP Ferry . Padama, SH bersama Personil,pada hari selasa tanggal 27 januari 2026 sekitar pukul 16.00 wita, melakukan Pemantauan serta pengecekan ketersediaan BBM di SPBU Pakadoodan, Madidir Dan SPBU Wangurer.

Kapolsek Maesa bersama personil melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU serta menyampaikan imbauan agar tetap mematuhi aturan penyaluran BBM dan mengutamakan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Selain itu dilakukan pemantauan terhadap antrean kendaraan guna mencegah terjadinya gangguan ketertiban.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan :

* Adanya ketersediaan dan pendistribusian BBM berjalan dengan lancar.

* Tidak adanya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

* Pelayanan SPBU kepada masyarakat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.



Masih ditemukan adanya antrean kendaraan yang cukup panjang yang terjadi pada SPBU Wangurer yang di sebabkan adanya kekosongan stok BBM jenis Solar sejak pagi hari tepatnya mulai pukul 08.30 wita. 

Kekosongan stok tersebut mengakibatkan terhentinya sementara penyaluran BBM jenis Solar kepada masyarakat.

Selanjutnya pihak pengelola SPBU menyampaikan bahwa stok BBM jenis Solar kembali masuk pada pukul 12.00 wita. Dan penyaluran BBM jenis Solar kembali dibuka pada pukul 13.00 wita.

Dengan dibukanya kembali penyaluran BBM jenis Solar, antrian kendaraan berangsur2 terurai dan tidak lagi terjadi penumpukan kendaraan sehingga situasi di sekitar SPBU kembali tertib.

Senin, 26 Januari 2026

Apresiasi Komisi III DPR RI untuk Polda Sulut: Gerak Cepat Penanggulangan Bencana hingga Penuntasan Kasus Korupsi.

JAKARTA, Humas Polda Sulut - Komisi III DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Kapolri guna mengevaluasi kinerja Polri sepanjang tahun 2025 sekaligus membahas rencana kerja untuk tahun 2026.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang DPR RI ini, profesionalisme institusi Polri menjadi sorotan utama, termasuk prestasi gemilang yang ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut).

​Di tengah pembahasan evaluasi, Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie atas respon cepat jajarannya dalam menanggulangi bencana banjir bandang yang melanda Kepulauan Sitaro beberapa waktu lalu.



​Ia mengungkapkan kekagumannya atas efektivitas birokrasi dan operasional Polda Sulut di lapangan.

​"Hari itu juga, Polda Sulut beserta jajaran langsung turun ke lokasi. Semua kebutuhan masyarakat tereksekusi pada saat yang bersamaan. Langkah cepat ini membuat masyarakat merasa sangat terbantu dan puas atas kehadiran Polri di tengah musibah," ujar ujarnya di hadapan forum.

​​Tak hanya sigap dalam urusan kemanusiaan, kinerja Polda Sulut di bawah kepemimpinan Irjen Pol Roycke Langie juga mendapat rapor hijau dalam hal penegakan hukum.

Komisi III menyoroti ketegasan Polda Sulut dalam mengusut tuntas berbagai kasus tindak pidana korupsi di wilayah Sulawesi Utara.

​"Bukan hanya respon cepat terhadap bencana yang kami apresiasi, tetapi juga keberanian dalam penanganan kasus hukum. Kasus-kasus korupsi di Sulawesi Utara terpantau tuntas. Terima kasih, Pak Kapolda," tambahnya.


Minggu, 25 Januari 2026

Eks Wakapolda Sulut Jabat Kadiv Humas Polri.

BITUNG,Humas Polres Bitung - Gerbong mutasi Polri kembali bergerak. Mantan Wakapolda Sulut Irjen Pol Johnny Isir,ditunjuk menjabat Kadiv Humas Polri.(25/01/2026)



Saat menjabat Wakapolda Sulut, Johnny Isir masih berpangkat jenderal bintang satu (Brigjen Pol) pada periode 2021-2023. Selanjutnya Johnny Isir dimutasikan sebagai Karojianstra Sops Polri. Tak berselang lama kemudian dirinya dipromosikan lagi menjabat Kapolda Papua Barat hingga saat ini.



Total terdapat 85 personel yang mengalami mutasi berdasarkan dua Surat Telegram (ST) Kapolri.

Mantan Ajudan Presiden RI Joko Widodo ini adalah Peraih Bintang Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akademi Kepolisian (1996)

Irjen Johnny Isir segera menggantikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, yang mendapat jabatan baru sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

"Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).




Jumat, 23 Januari 2026

Satlantas Polres Bitung Tangani Laka Lantas di Perempatan Pasar Girian, Satu Pengendara Meninggal Dunia.

Bitung — Satuan Lalu Lintas Polres Bitung dengan sigap turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perempatan dokter Murni Pasar Girian, Kota Bitung, pada Jumat, 23 Januari 2026.



Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor dan sebuah mobil truk toronton. Peristiwa nahas ini mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.

Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI., SIK., MH, melalui Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, personel Satlantas langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil toronton di perempatan Pasar Girian. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat,” ujar AKP Abdul Natip Anggai.



Adapun identitas korban diketahui bernama Jon Matoneng, umur 47 tahun. Korban berprofesi sebagai buruh dan berdomisili di Kelurahan Nusu, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Manembo-nembo untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, sopir mobil toronton telah diamankan di Markas Komando (Mako) Polres Bitung guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Polres Bitung melalui Satlantas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar senantiasa berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan persimpangan yang rawan kecelakaan, demi keselamatan bersama.

Team Patroli Tarsius Presisi Polres Bitung Berikan Materi Pencegahan Kenakalan Remaja di LDKK SMKP Pelita Bahari Bitung.

Bitung — Komitmen Polres Bitung dalam mendukung pembinaan generasi muda terus diwujudkan melalui pendekatan edukatif dan humanis di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui kehadiran Team Patroli Tarsius Presisi dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan dan Karakter (LDKK).



Pada Jumat, 23 Januari 2026, Team Patroli Tarsius Presisi Polres Bitung yang dipimpin oleh Aipda Angky Koagow memberikan materi dalam kegiatan LDKK yang diselenggarakan oleh SMKP Pelita Bahari Bitung. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dari pukul 14.00 WITA hingga 15.00 WITA.

Materi yang disampaikan berfokus pada pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti perundungan (bullying), kepemilikan dan penggunaan senjata tajam, panah wayer, serta tawuran antar pelajar. Penyampaian dilakukan secara komunikatif dan persuasif, sehingga para siswa dapat memahami dampak hukum maupun sosial dari perilaku menyimpang tersebut.

Dalam kesempatan itu, Aipda Angky Koagow mengajak para siswa untuk menjadi pelajar yang berani memilih jalan yang benar, menjauhi kekerasan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang positif dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMKP Pelita Bahari Bitung, Revlita J. W. Mandagi, SE., MAP, bersama dewan guru, yakni Sarlina Maniku, Marsha Mesoino, Ayu Wantaseng, Veisy Pontoh, Aulia Miftah, dan Tabitha Henan. Sebanyak 77 siswa kelas IX mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.



Sementara itu, Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan anggota Polri dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari upaya pencegahan sejak dini.

“Benar, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polres Bitung terhadap pembinaan karakter generasi muda. Kami ingin para pelajar mendapatkan pemahaman yang benar sejak dini tentang bahaya kenakalan remaja serta pentingnya menjaga masa depan mereka,” ujar AKP Abdul Natip Anggai.

Ia menambahkan, Polres Bitung akan terus bersinergi dengan pihak sekolah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.

Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran Team Patroli Tarsius Presisi Polres Bitung, dengan harapan materi yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan yang positif.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan berakhlak baik.

Kamis, 22 Januari 2026

Irwasda Polda Sulut Pimpin Pengambilan Sumpah dan Pakta Integritas Seleksi SIPSS 2026: Tekankan Prinsip "BETAH".

MANADO, Humas Polda Sulut - Irwasda Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Amin Litarso didampingi Karo SDM Kombes Pol Slamet Waloya dan Kabid Propam Kombes Pol Reindolf Unmehopa mempimpin pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 di aula Tribrata Polda Sulut, Kamis (22/1/2026). 



​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Sulut, tim seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta para peserta seleksi bersama orang tua/wali.

​​Dalam arahannya, Kapolda melalui Irwasda menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta mengedepankan aspek clear and clean.

Menurutnya, pengambilan sumpah dan pakta integritas ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk keterbukaan Polri kepada publik.

​“Salah satu isi pakta integritas adalah komitmen untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) selama proses seleksi berlangsung,” ujar Irwasda.

​Hingga saat ini, tercatat animo peserta yang mendaftar sebanyak 32 orang, terdiri dari 22 pria dan 10 wanita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 peserta pria telah dinyatakan terverifikasi.

Para calon perwira ini akan melalui berbagai tahapan, mulai dari pemeriksaan administrasi awal hingga sidang kelulusan tingkat daerah (Panda) dan tingkat pusat.



Irwasda memberikan peringatan keras kepada orang tua/wali agar tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Ia juga menegaskan kepada para peserta untuk menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh agar mampu melewati setiap tahapan seleksi dengan baik, menjaga mentalitas yang tangguh, yakni siap untuk lulus dan siap untuk tidak lulus.

"​Dilarang keras menggunakan sponsor atau koneksi melalui pihak manapun. Pelanggaran terhadap hal ini akan berakibat pada diskualifikasi langsung," tegasnya.

Ia juga meminta tim pengawas, baik internal maupun eksternal, untuk menjalankan tugas pengawasan secara ketat dan berkesinambungan di setiap tahapan.

Rabu, 21 Januari 2026

BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP.

Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung terhadap proses pengolahan makanan bergizi gratis yang disiapkan di dapur SPPG Polri Cipinang.



Prof. Taruna menegaskan bahwa penilaian BPOM dilakukan secara objektif, termasuk menilai aspek kebersihan dan tahapan produksi makanan. “Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat satu keunggulan yang melampaui standar yang telah ditetapkan, yakni adanya screening atau pengecekan terakhir sebelum makanan dibagikan. “Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelas Prof. Taruna.

Lebih lanjut, ia menilai pengetesan makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai nilai tambah yang sangat signifikan. “Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya. Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.

“Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tutur Prof. Taruna.



Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. “kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan dengan memenuhi standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik.

“Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen. Danang. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus bentuk sinergi seluruh kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo.

Selasa, 20 Januari 2026

Mahkamah Konstitusi Tolak Permohonan Uji Materi Terkait Rangkap Jabatan Anggota Polri.

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi memutus perkara Nomor 223/PUU-XXIII/2025 terkait permohonan pengujian materiil terhadap Pasal 19 ayat (2), (3), dan (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.



Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut digelar pada Senin (19/1/2026) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Konstitusi bersama delapan hakim konstitusi lainnya.

Permohonan uji materi ini diajukan oleh dua pemohon, yakni Zico Leonard Djagardo Simanjuntak, SH sebagai Pemohon I dan Zidane Azharian Kemalpasha sebagai Pemohon II. Para pemohon pada pokoknya mempersoalkan aturan mengenai penempatan anggota Polri pada jabatan ASN di luar institusi kepolisian tanpa kewajiban mengundurkan diri atau pensiun.

Dalam persidangan, pihak terkait dari Kepolisian Negara Republik Indonesia diwakili oleh tim kuasa hukum Polri yang terdiri dari BJP Veris Septiansyah, KBP Dandy Ario Yustiawan, IPDA Brandon Ridle Julio Tumanduk, serta IPDA Jerico Rizaldi Silitonga.

Setelah mendengarkan keterangan para pihak serta mempertimbangkan aspek hukum yang ada, Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan menolak permohonan yang diajukan para pemohon.

Dalam amar putusannya, MK menyatakan permohonan Pemohon II tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard), sementara permohonan Pemohon I ditolak untuk seluruhnya.

Menanggapi putusan tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa Polri menghormati sepenuhnya keputusan Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga peradilan tertinggi dalam pengujian undang-undang.



“Polri menghormati sepenuhnya keputusan Mahkamah Konstitusi” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Menurutnya, putusan MK ini juga memberikan kepastian hukum terkait mekanisme penempatan anggota Polri pada jabatan tertentu di luar institusi kepolisian.

“Keputusan ini memberikan kepastian hukum sehingga komitmen Polri untuk dapat menjalankan tugas secara profesional, prosedural, akuntabel dan sesuai dengan peraturan yang berlaku” tambah Karo Penmas.

Sidang pembacaan putusan sendiri berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 13.50 WIB dengan tertib. Dengan ditolaknya permohonan tersebut, maka ketentuan yang mengatur mengenai jabatan ASN tertentu yang dapat diisi oleh anggota Polri tetap dinyatakan berlaku.

Putusan ini sekaligus mengakhiri proses uji materi yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik terkait polemik rangkap jabatan anggota Polri di berbagai lembaga negara.

Senin, 19 Januari 2026

Polres Bitung Hadir Beri Penguatan Moril bagi Keluarga Aipda Angky Koagow.

Bitung,Humas Polres Bitung — Kepedulian dan rasa kekeluargaan kembali ditunjukkan Polres Bitung terhadap anggotanya. Menyusul musibah kebakaran yang menimpa rumah Aipda Angky Koagow, Ka Team Tarsius Polres Bitung, pimpinan dan anggota Polres Bitung menyerahkan tali asih sebagai bentuk empati dan dukungan moril.(19/01/2026)



Penyerahan tali asih dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Ruangan Wakapolres Bitung. Wakapolres Bitung mewakili Kapolres Bitung menyerahkan langsung bantuan tersebut, disaksikan oleh Kabag SDM, Kasat Reserse, serta KBO Reskrim.

Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Nahip Anggai, mewakili Kapolres Bitung menyampaikan bahwa tali asih ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian keluarga besar Polres Bitung atas musibah kebakaran yang dialami Aipda Angky Koagow dan keluarga.



“Ini adalah bentuk kebersamaan dan rasa empati kami. Kami ingin memastikan bahwa anggota yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri dan tetap mendapat dukungan dari institusi,” ujarnya.

Tali asih tersebut diterima langsung oleh istri Aipda Angky Koagow dengan penuh haru. Diharapkan, perhatian dan dukungan ini dapat memberikan semangat serta kekuatan bagi keluarga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pasca musibah.

Minggu, 18 Januari 2026

Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang.

Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.



Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.

Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.

Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.

“Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.



Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.

“Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.

Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.

Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.

Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

Sabtu, 17 Januari 2026

Polres Bitung Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H, Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial Personel.

Bitung — Polres Bitung menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1446 Hijriah/2026 Masehi sebagai upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Masjid As Salam Aspol Pinokalan, Jumat (16/1/2026), mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai.



Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”. Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh personel Polres Bitung untuk meneladani nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan yang diajarkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya saat menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Bitung, KOMPOL Muhammad Rusman Saleh, S.E., M.H., yang mewakili Kapolres Bitung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum introspeksi bagi seluruh anggota Polri.

“Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2026 ini menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. Dengan memperteguh keimanan dan ketakwaan personel, diharapkan tumbuh kepekaan yang lebih besar dalam aksi kemanusiaan serta kepedulian sosial,” ujar KOMPOL Rusman.



Ia menambahkan, nilai-nilai spiritual yang dipetik dari peristiwa Isra Mi’raj diharapkan mampu membentuk karakter personel Polri yang humanis, berintegritas, serta senantiasa mengedepankan empati dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan ini turut menghadirkan penceramah dari internal Polri yang dikenal inspiratif, yakni Bripka Nadir Bahcmid, personel Sipropam Polres Bitung. Dalam tausiyahnya, Bripka Nadir mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat ibadah, serta menjadikan tugas kepolisian sebagai ladang pengabdian dan amal kebaikan bagi masyarakat.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut diikuti oleh personel Polres Bitung dengan penuh kekhusyukan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara kekuatan spiritual dan profesionalisme, sehingga Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan sosial.

Jumat, 16 Januari 2026

Tuntaskan Misi Kemanusiaan, 112 Personel BKO Polres Kepulauan Sitaro kembali ke Polda Sulut.

SITARO, Humas Polda Sulut - Sebanyak 112 personel Polda Sulut yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa 2 BKO Polres Kepulauan Sitaro beserta fasilitas pendukungnya resmi dilepas dari Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Kamis (15/1/2026).



Pemberangkatan ini menandai berakhirnya masa penugasan sebagian personel dalam misi keamanan dan pelayanan penanganan pascabencana di wilayah kepulauan Sitaro.

​Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengonfirmasi bahwa pasukan beserta kendaraan dinas diberangkatkan melalui Pelabuhan Kelas III Ulu Siau sekitar pukul 17.00 WITA.

"Para personel dipulangkan menuju Manado dengan menggunakan moda transportasi laut KMP Lohoraung dan Kapal Barcelona," ucapnya.

112 personel yang kembali ke Polda Sulut terdiri dari 74 Satbrimobda, 26 Samapta, 10 Polair dan 2 anggota Humas beserta kendaraan dan perlengkapan SAR.

Kapolres Sitaro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah berdedikasi membantu penanganan pascabencana di Sitaro.



"Kehadiran personel BKO sangat membantu dalam keamanan serta pemulihan penanganan pascabencana di Pulau Siau," ujar AKBP Iwan Permadi.

Meski demikian, masih ada sejumlah personel Polda Sulut yang bersiaga membantu Polres Kepulauan Sitaro dalam penanganan pascabencana.

"Masih ada pasukan dari Polda Sulut yang siaga, yaitu 2 pleton pasukan dari Brimob dan Samapta dan 8 orang dari Biddokkes," pungkasnya.

Kamis, 15 Januari 2026

KM. Sabuk Nusantara 105 Berduka,Kepala Kamar Mesinnya Ditemukan Meninggal dunia.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Persitiwa mengakhiri hidup dengan cara gatung diri kembali terjadi dikota Bitung, WP (33) kepala kamar mesin di Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 105 ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di atas kapal yang tengah bersandar di Kompleks Pelabuhan Bitung, Rabu (15/01/2026).



Korban terkahir beraktifitas sekitar pukul 09.00 Wita kata Kapten kapal KM. Sabuk Nusantara 105 Yanus Thomas Nafie,ia juga sempat menghubungi Almarhum Sekitar pukul 10.00 Wita namun tidak direspons.

“Saya menghubungi korban untuk pengisian BBM,persiapan keberangkatan kapal dengan tujuan Tifure, namun tidak direspon,” kata Yanus.

Karna merasa curiga,kemudian Yunus menghubungi ABK lain untuk melakukan pengecekan di kamar korban lewat jendela.

“Jendela kamar korban tertutup rapat.dan kami kemudian mengambil inisiatif membobol pintu kamar korban dan setelah kamar bobol,kami melihat Almarhum sudah dalam posisi tergantung,” kata Yunus.



Kapolsek KPS Iptu Harly Buida saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Visum Et Repertum (VER) yang di lakukan oleh Dokter Forensik tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Kematian WP(33) murni gantung diri. Saat ini, jenazah Almarhum sedang dipersiapkan untuk dibawa ke Jakarta dan diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Kapolsek KPS.

Rabu, 14 Januari 2026

Rumah Anggota Polres Bitung Terbakar Dini Hari, Polisi dan Warga Sigap Lakukan Pemadaman.

Bitung – Sebuah rumah milik anggota Polres Bitung, AIPDA Angky Koagouw, mengalami kebakaran pada Rabu (14/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Wangurer Timur, Lorong Alfamidi, Kecamatan Madidir, Kota Bitung.



Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sendiri. 

AIPDA Angky Koagouw, yang saat itu baru saja kembali dari kantor, mengaku memiliki firasat kurang baik sehingga memutuskan untuk segera pulang ke rumah. Setibanya di rumah, ia melihat asap tebal keluar dari bagian atap kamar keluarga.

Menyadari adanya bahaya, AIPDA Angky Koagouw langsung membangunkan istri dan anak-anaknya untuk segera keluar rumah demi menyelamatkan diri. Tidak lama kemudian, kondisi semakin memburuk ketika atap rumah roboh dan api membesar dari plafon kamar.

Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual oleh korban, namun api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan rumah. Kobaran api baru dapat dikendalikan setelah satu unit mobil Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Bitung tiba di lokasi sekitar pukul 04.15 WITA, dibantu oleh warga sekitar.

Selang lima menit kemudian, Piket Fungsi Polres Bitung dan Piket Polsek Maesa yang dipimpin oleh Pamapta III Polres Bitung, IPDA Zem, turut tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Aparat kepolisian bersama petugas Damkar dan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.50 WITA. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Selain bangunan rumah, sejumlah barang berharga dan dokumen penting milik korban turut hangus terbakar.



Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad A. Ari, S.Tr.K., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini Tim Inafis Polres Bitung masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Polres Bitung setelah menerima laporan langsung turun ke TKP, membantu proses pemadaman bersama Damkar dan masyarakat, kemudian Tim Inafis melakukan olah TKP untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran serta pengumpulan bahan keterangandan dokumentasi,” jelas AKP Ahmad.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada jam-jam rawan dini hari. Solidaritas cepat antara aparat dan masyarakat dinilai berhasil mencegah dampak yang lebih luas dari musibah tersebut.

Selasa, 13 Januari 2026

Polres Bitung Terus Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Kota Bitung.

BITUNG,Humas Polres Bitung - Memberikan Pelayanan yang prima kepada masyarakat adalah salah satu tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia.(13/01/2026)



Hal ini yang terus ditingkatkan oleh Polres Bitung dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Bitung dengan melakukan Kegiatan KRYD.

"Demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Bitung,Polres Bitung terus meningkatkan giat patroli dan sambang kepada masyarakat Kota Bitung" Kata Kasie Humas Iptu Natip Anggai.

KRYD adalah singkatan dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan, yaitu patroli dan operasi kepolisian yang dilakukan secara rutin oleh Polri untuk menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mencegah tindak kriminal, serta menindak penyakit masyarakat (judi, miras, premanisme) dengan sasaran penyakit masyarakat, senjata tajam (sajam), narkoba, curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). 



Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman, menciptakan suasana kondusif, dan mendekatkan polisi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. 

"Dengan adanya giat KRYD ini,diharapkan mampu meminimalisir situasi Keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memberikan rasa aman kepada Masyarakat”, Tutup Kasie Humas.

Senin, 12 Januari 2026

Polisi Bergerak Cepat Amankan Situasi Kebakaran Rumah Di Bitung Timur.

Humas Polres Bitung,Bitung - Polres Bitung bergerak cepat amankan Suasana dini hari di Kelurahan Bitung Timur Lingkungan II, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, suasana mendadak mencekam setelah kobaran api melahap dua unit rumah warga pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.



Api berkobar hebat, dan membakar Dua rumah yang terdampak masing – masing milik keluarga Usman Husain dan keluarga Umar Tahir.

Kebakaran pertama kali diketahui warga saat melihat asap tebal disertai nyala api membesar dari salah satu rumah yang saat itu dalam keadaan kosong.

Warga sekitar dengan sigap berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan.

Tim pemadam kebakaran dari Pemkot Bitung tiba di lokasi. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.45 Wita.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, SIK, MH melalui Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai menjelaskan bahwa personel Pamapta B Polres Bitung yang dipimpin IPDA Ronaldo Takahindangen, SH bersama piket fungsi dan anggota Polsek Maesa langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta membantu proses penanganan kebakaran.

“Kita Sama - sama bersyukur, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, dan hanya kerugian materi namun dampaknya cukup besar untuk keluarga yang terkena musibah,” ungkap kasie Humas AKP Anggai.

Dari hasil pendataan sementara, keluarga Usman Husain diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 300 juta akibat rumahnya hangus terbakar.



Sementara rumah milik keluarga Umar Tahir mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp 10 juta.

Polres Bitung menurunkan tim Inafis untuk melakukan olah TKP guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.Polres Bitung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.

Kasi Humas Polres Bitung menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mengecek instalasi listrik pada saat meninggalkan rumah,untuk menghindari hal - hal yang tidak kita inginkan bersama” tutup Kasie humas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja,dan kita harus waspada dan kepedulian dengan lingkungan sekitar kita harus ditingkatkan.

Gunakan Heli Bell 429, Kapolda Sulut kembali Kunjungi Sitaro, Berikan Bantuan serta Cek Mako Polres.


SITARO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie kembali melakukan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (12/1/2026).



Dengan menggunakan Helikopter Bell 429/P-3202 Baharkam Polri, Kapolda Sulut didampingi Dirpolairud Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas mengunjungi lokasi yang terdampak bencana alam banjir bandang Sitaro.

Helikopter mendarat di Bandara Bung Karno Balirangeng Kecamatan Siau Timur Selatan, dan langsung meninjau lokasi terdampak bencana, termasuk Mako Polres Kepulauan Sitaro.

Kapolda Sulut juga secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Gedung Perpustakaan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

"Kami TNI, Polri dan Pemerintah Daerah turut prihatin dan berduka cita yang dalam bagi saudara-saudara kita yang telah mendahului kita, yang terkena musibah bencana alam yang terjadi di Sitaro," ucap Kapolda Irjen Pol Roycke.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi semua unsur yang terlibat dalam penanganan banjir bandang di Sitaro.



"Saya harus memberikan penilaian bahwa Forkopimda disini bersama masyarakat sangat kompak dan ini harus kita pertahanankan. Pada dasarnya Negara harus hadir pada setiap kesulitan masyarakat. Dan hari ini kami membawa bantuan untuk masyarakat," lanjut Kapolda.

Terkait keberadaan Mako Polres yang juga terdampak bencana bandang, Kapolda mengatakan akan merelokasi Mako ke lokasi yang lebih baik.

"Kemarin saya diperintahkan oleh Kapolri melalui Astama Rena, kesimpulannya bahwa Mako Polres Kepulauan Sitaro harus direloksi karena sangat riskan. Kalau masih disitu, resikonya sangat tinggi," pungkasnya.

Kunjungan Kapolda disambut hangat Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sitaro, antara lain Kapolres, Bupati, Dandim Sangihe, Danlanal Sangihe dan Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Sitaro.

Minggu, 11 Januari 2026

Nusantara Standard Test 2026 Perkuat Seleksi Nasional Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

JAKARTA — Nusantara Standard Test (NST) Tahun 2026 menjadi instrumen utama dalam proses seleksi penerimaan siswa baru Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Tes Potensi Akademik (TPA) ini diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Sabtu (10/1/2026), sebagai bagian dari upaya penjaringan talenta nasional berbasis potensi dan meritokrasi.



Pelaksanaan NST 2026 berlangsung di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Jakarta, mulai pukul 08.30 WIB dengan sistem pengawasan digital berlapis. Sebanyak 176 operator pengawas pusat diterjunkan dengan rasio satu proktor untuk 23 peserta, guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Seleksi Angkatan Kedua ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan seleksi Angkatan Pertama pada tahun sebelumnya yang menjaring 120 siswa terpilih dari lebih dari 11 ribu pendaftar secara nasional. Pengalaman tersebut menjadi dasar penyempurnaan sistem seleksi, baik dari aspek teknis pelaksanaan maupun penguatan instrumen penilaian berbasis potensi akademik.

Antusiasme masyarakat terhadap SMA Kemala Taruna Bhayangkara terus menunjukkan tren peningkatan. Pada tahun ini, jumlah pendaftar tercatat mencapai 14.582 peserta terverifikasi, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring meningkatnya minat tersebut, kuota penerimaan Angkatan Kedua ditetapkan sebanyak 180 siswa terbaik dari seluruh Indonesia.

Pelaksanaan seleksi NST 2026 juga ditinjau langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, serta Ketua Pembina YPKBI Dirgayuza Setiawan. Kehadiran lintas kementerian dan pemangku kepentingan tersebut menegaskan kuatnya dukungan negara terhadap program penjaringan dan pembinaan talenta nasional melalui pendidikan menengah unggulan.

Dalam keterangannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pelaksanaan NST 2026 menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem pendidikan nasional yang berorientasi pada kualitas dan keadilan.

“Kami bersama Mas Dirgayuza sangat bersemangat hari ini. Kehadiran langsung Bapak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Ibu Menteri Komunikasi dan Digital merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap program seleksi yang kami selenggarakan,” ujar Wakapolri.



Menurutnya, NST dirancang untuk memastikan proses seleksi tidak bergantung pada latar belakang sekolah maupun wilayah asal peserta, melainkan murni pada kemampuan berpikir kritis, logika formal, dan daya nalar tingkat tinggi. Hal ini menjadi fondasi penting bagi calon siswa yang nantinya akan menempuh kurikulum International Baccalaureate (IB) Diploma.

“Melalui NST, kami ingin memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan potensi terbaiknya. Ini adalah bagian dari komitmen bersama dalam menyiapkan generasi unggul yang berdaya saing global,” jelasnya.

Program SMA Kemala Taruna Bhayangkara selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan kualitas sumber daya manusia. Polri bersama YPKBI dan para pemangku kepentingan berkomitmen menghadirkan sistem seleksi dan pembinaan yang kredibel, adaptif, serta relevan dengan tantangan masa depan, sebagai kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

Sabtu, 10 Januari 2026

Gunakan Kapal Polairud KPC XV-2015, Polda Sulut Kirimkan Bantuan Logistik ke Sitaro.

SITARO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara kembali mengirimkan bantuan logistik kemanusiaan ke Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sabtu (10/1/2026).



Bantuan logistik bagi warga terdampak banjir bandang ini diantar dari Kota Bitung, diangkut dengan Kapal Polisi milik Polairud Polda Sulut, KPC XV-2015 menuju Pelabuhan Pehe, Siau Barat.

Usai melakukan bongkar muat di Pelabuhan Pehe, logistik selanjutnya dibawa menuju Posko Logistik Siau Barat.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, bantuan kemanusiaan ini untuk membantu meringankan beban yang dialami oleh warga Sitaro yang terdampak bencana.



"Pengiriman bantuan logistik ini merupakan bentuk kepedulian Kapolda Sulut dan jajaran terhadap saudara-saudara kita warga Sitaro yang terdampak bencana banjir bandang. Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban," ujarnya.

Bantuan logistik yang dikirimkan yaitu 250 baki telur, 1.075 kg beras, 25 dus pampers, 25 dus pembalut wanits dan 75 dus mie instan.

Jumat, 09 Januari 2026

Tim Resmob Polda Sulut Bersama Tim Opsnal Polsek Malalayang Tangkap 2 Tersangka Curanmor dan Amankan 9 Barang Bukti.

MANADO, Humas Polda Sulut - Polda Sulawesi Utara melalui Tim Resmob Ditreskrimum dan Tim Opsnal Polsek Malalayang berhasil mengungkap pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di wilayah Manado, Minahasa dan Minsel. Tim berhasil mengamankan 2 terduga pelaku beserta 9 unit ranmor roda 2.




Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di pelataran Gedung Ditreskrimum Polda Sulut, dipimpin Direktur Reskrimum Kombes Pol Suryadi, Jumat (9/1/2026) sore.

"Penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat. Tim berhasil mengamankan 2 tersangka yaitu pria inisial HK (28) dan KK (24) di Desa Sea Kabupaten Minahasa pada 7 Januari 2026. Dan berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian," ujarnya.

Kedua pelaku melancarkan aksinya dengan cara mendorong kendaraan roda dua milik korban yang lupa mengunci kendaraan.

Aksi dilakukan sebagian besar pada malam hari dimana korban sementara melaksanakan kegiatan keagamaan (ibadah) atau kegiatan pribadi lainnya, dimana kendaraan yang terparkir tanpa pengamanan. Tersangka menggunakan alat obeng dan kunci T untuk melancarkan aksinya.

Barang bukti yang diamankan yaitu 1 unit Honda Beat silver, 1 unit Beat Pop Up putih, 1 unit Honda Genio abu-abu, 1 unit Honda Revo hitam, 1 unit Honda Vario 150 cc pink, 1 unit Honda Beat putih, 1 unit Honda Blade FI putih, 1 unit Suzuki Smash hitam dan 1 unit Yamaha Mio My hitam.



Ditambahkan oleh Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut AKBP Ridho Dolly Kristian, dari sembilan lokasi kejadian, seluruh kendaraan yang dicuri merupakan sepeda motor yang diparkir tanpa pengamanan tambahan atau tidak dikunci stang.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan selalu mengunci stang kendaraan saat terparkir untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa," katanya.

Ia juga mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan sepeda motornya agar bisa menghubungi Ditreskrimum dengan membawa bukti surat-surat lengkap.

Kamis, 08 Januari 2026

Polda Sulut Panen Jagung Serentak di Kota Bitung,sebagai wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional.

BITUNG, Humas Polres Bitung — Polda Sulut melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026 yang dilaksanakan di Kelurahan Manembo Nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Kamis (8/1/2026).Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono SIK, M.Hum, turut hadir dalam panen serentak ini. 



Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek penguatan ketahanan pangan nasional.

Panen raya jagung tersebut turut dihadiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Utara, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai SIK MH beserta jajaran, Kepala Bulog, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung. 

Luas lahan jagung yang dipanen saat ini mencapai sekitar 4 hektar, dengan potensi pengembangan lahan baru untuk penanaman jagung seluas kurang lebih 12 hektar.

“Panen raya bersama ini dilaksanakan di wilayah binaan Polres Bitung. Saat ini luas lahan yang ditanami sekitar 4 hektar, dan masih ada peluang lokasi baru untuk tanam jagung sekitar 12 hektar,” jelas Wakapolda Sulut.



Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Awi Setiyono juga memaparkan data statistik produksi jagung di Sulawesi Utara yang mengalami penurunan. 

Berdasarkan data resmi, produksi jagung pada tahun 2024 tercatat sebesar 112,7 ton, sementara pada tahun 2025 turun menjadi 108,93 ton atau mengalami penurunan sekitar 3,8 ton. 

Menurut Wakapolda, penurunan produksi jagung ini dipengaruhi oleh pergeseran pola tanam petani,banyak petani di Sulawesi Utara memilih beralih menanam nilam yang dinilai memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan jagung. 

Meski demikian, Polri bersama pemerintah daerah tetap berkomitmen mendorong peningkatan produksi jagung sebagai komoditas strategis nasional.

Untuk tahun 2026, target penanaman jagung dibagi dalam empat kuartal. Khusus kuartal I, target luas tanam ditetapkan sebesar 35 hektar.



Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Bitung terhadap program penanaman dan panen jagung yang dilaksanakan Polres Bitung di bawah koordinasi Polda Sulut. 

Dukungan tersebut antara lain melalui penyediaan bibit unggul agar produktivitas jagung ke depan semakin meningkat.

Panen raya jagung serentak kuartal I ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh 36 Polda di seluruh Indonesia, termasuk Polda Sulawesi Utara. 

Sementara itu, panen kuartal IV tahun 2025 tingkat nasional dipusatkan di Kabupaten Bekasi, lokasi binaan Polda Metro Jaya, yang dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Kepala Bulog RI.

Melalui program ini, Polri menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari visi besar pembangunan Indonesia ke depan.

Rabu, 07 Januari 2026

Dibantu K9, Polisi dan Petugas Gabungan Temukan 1 Korban Banjir Bandang di Kampung Laghaeng Siau Timur.

SITARO, Humas Polda Sulut - Satu korban bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sitaro ditemukan oleh personel Polri dan petugas gabungan dari instansi terkait lainnya.



Direktur Samapta Polda Sulut Kombes Pol Moh Zamroni membenarkan hal tersebut.

"Jasad seorang anak laki-laki bernama Clayton Azriel Tatambihe (2) ditemukan oleh petugas dibantu K-9, di lokasi bencana banjir bandang di Kampung Laghaeng Kecamatan Siau Timur pada hari Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 11.40 WITA," ujarnya.

Saat ini jasad korban sudah dievakuasi dan diserahkan ke Tim DVI untuk diidentifikasi selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.



Petugas gabungan juga masih terus melakukan pencarian kemungkinan ada korban lainnya dan melakukan kerja bakti untuk membersihkan lokasi yang terdampak banjir bandang, baik di Siau Barat maupun Siau Timur.

Diketahui data sementara untuk korban yang meninggal dunia sebanyak 15 orang dan yang masih dalam pencarian sebanyak 3 orang.

"Kita masih fokus pencarian korban, dan kendala saat ini hanya medan dan cuaca. Dan kami bersama instansi terkait lainnya akan berusaha semaksimal mungkin," pungkasnya.

Kecelakaan Maut di Girian Atas, Satu Pengendara Meninggal Dunia.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak cepat menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan S....