Pengikut

Selasa, 31 Maret 2026

Wakapolda Sulut Pimpin Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Polri T.A. 2026.

MANADO, Humas Polda Sulut - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono memimpin acara Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Peserta, serta Orang Tua/Wali dalam rangka Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2026 yang berlangsung di Aula Tri Brata Mapolda Sulut pada Selasa (31/3/2026).



Kegiatan ini merupakan komitmen Polda Sulut dalam mewujudkan proses seleksi yang bersih dan transparan. Dalam arahannya, Walapolda menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi akan memegang teguh prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta dilakukan secara Clean and Clear.

"Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah bentuk keterbukaan Polri. Kami ingin memastikan tidak ada praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme dalam proses ini," tegas Wakapolda.

Berdasarkan data animo pendaftaran daring (online), tercatat sebanyak 1.705 peserta (1.405 pria dan 300 wanita) yang siap bersaing dalam seleksi tahun ini.

Rinciannya terdiri dari Taruna/i Akpol 101 peserta (88 pria, 13 wanita), Bintara Polri 1.537 peserta (1.250 pria, 287 wanita) dan Tamtama Polri 67 peserta pria.

Para peserta akan melewati serangkaian tes mulai dari pemeriksaan administrasi awal hingga sidang akhir kelulusan tingkat daerah. Khusus bagi calon Taruna/i Akpol yang terpilih, mereka akan melanjutkan seleksi ke tingkat pusat di Akpol Semarang.



Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono juga memberikan peringatan keras kepada para orang tua dan wali agar tidak mempercayai pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

"Jangan percaya janji-janji dari oknum yang mengaku bisa meluluskan putra-putri anda. Siapkan diri dengan sungguh-sungguh, jaga mental untuk siap lulus maupun tidak lulus, dan senantiasa berdoa," pesannya kepada para peserta.

Selain itu, Wakapolda menegaskan bahwa peserta yang mencoba menggunakan koneksi atau "sponsor" untuk menghubungi panitia atau pejabat berwenang akan langsung dikenakan sanksi diskualifikasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Irwasda Polda Sulut, Karo SDM Polda Sulut, para Pejabat Utama Polda, panitia seleksi, serta pengawas internal dan eksternal, termasuk perwakilan dari Ombudsman dan media.

Senin, 30 Maret 2026

Kecelakaan Tragis di Pateten Dua, Satu Penumpang Motor Meninggal Dunia.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bitung. Kali ini, insiden tragis terjadi di Jalan Pateten Dua, tepatnya di dekat rumah keluarga Kumaji-Ali, Kelurahan Pateten Dua, Kecamatan Aertembaga, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.



Mendapat laporan dari masyarakat, personel Pamapta Polres Bitung bersama piket Satuan Lalu Lintas dan anggota Polsek Aertembaga langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Hino Light Truck bernomor polisi DB 8557 CJ yang dikemudikan MD (56), dengan sepeda motor Honda Beat DB 2285 FH yang dikendarai seorang perempuan bersama penumpangnya, Anggi Yulfrianti (24).

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, sepeda motor yang bergerak dari arah Perempatan Pasar Winenet menuju Kakenturan diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan yang terdapat pasir di atas aspal. Pengendara sempat melakukan pengereman mendadak, namun kendaraan oleng hingga menyebabkan penumpang terjatuh ke badan jalan.

Nahas, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil truk yang tidak sempat menghindar, sehingga mengakibatkan korban Anggi Yulfrianti mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal dunia, satu orang lainnya dilaporkan mengalami luka ringan. Tidak terdapat korban luka berat dalam insiden tersebut. Kerugian material ditaksir sekitar Rp1 juta.

Dari hasil identifikasi awal, diketahui pengendara dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm, serta pengendara tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM C). Sementara itu, pengemudi truk diketahui memiliki SIM B II Umum dan kendaraan dalam kondisi layak jalan.



Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Angraini, S.Tr.K., SIK., MH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah cepat dan profesional dalam penanganan kasus ini.

“Kami langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta membantu penanganan korban. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengingatkan pentingnya penggunaan helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, serta memastikan kelengkapan administrasi seperti SIM. Selain itu, tetap berhati-hati terhadap kondisi jalan, terutama jika terdapat material berbahaya seperti pasir yang dapat memicu kecelakaan,” tambahnya.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Patroli Tarsius Presisi Amankan Pemuda Pembawa Panah Wayer di Girian, Polisi Tegaskan Komitmen Cegah Kejahatan Jalanan.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polres Bitung melalui patroli rutin. Tim Patroli Tarsius Presisi kembali menunjukkan respons cepat dengan mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis panah wayer di wilayah Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, Kota Bitung.



Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 01.15 Wita. Dalam patroli yang dipimpin Katim Tarsius Presisi AIPDA Angky Koagow, petugas mendapati sejumlah anak-anak muda yang masih berkeliaran hingga larut malam. Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, tim kemudian melakukan pemeriksaan badan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan seorang pemuda berinisial FK (21), warga Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, yang kedapatan membawa dua buah senjata tajam jenis panah wayer beserta satu alat pelontarnya yang diselipkan di pinggang.

Tanpa perlawanan, pelaku langsung diamankan bersama barang bukti ke Mapolres Bitung untuk proses hukum lebih lanjut. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa seluruh barang tersebut adalah miliknya yang dibuat sendiri dan saat itu berada dalam penguasaannya.

Kasat Reskrim Polres Bitung, Ahmad Anugrah Ari Pratama, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang membawa atau menguasai senjata tajam tanpa hak, karena berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami membenarkan bahwa Tim Tarsius Presisi telah mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis panah wayer. Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bitung untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.



Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan sampai terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Polisi telah mengambil sejumlah tindakan, di antaranya mengamankan pelaku dan barang bukti, serta melakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Polres Bitung dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Minggu, 29 Maret 2026

Pengungkapan Jaringan Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026.

Jayapura, 28 Maret 2026 – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengungkap pengembangan jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal di wilayah Papua dengan mengamankan dua orang pelaku di Kabupaten Jayapura.



Kedua pelaku berinisial NH dan HLT (38) ditangkap di lokasi berbeda, masing-masing di kawasan Bandara Sentani dan salah satu permukiman di Kabupaten Jayapura. Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus jaringan distribusi amunisi ilegal yang terindikasi terhubung dengan wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, S.I.K., saat ditemui media pada Sabtu (28/3) malam, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi yang telah berlangsung sejak pertengahan Maret. Hingga saat ini, sedikitnya 11 orang telah diamankan dalam jaringan yang sama.

“Kami mengungkap jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal di Papua. Dua pelaku yang diamankan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus sejak 12 hingga 28 Maret 2026, yang juga berkaitan dengan jaringan di wilayah Yalimo dan Yahukimo,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyidikan awal, NH diketahui merupakan anggota KKB Batalyon Yamue Yahukimo yang diduga berperan sebagai penyedia dana dalam pembelian amunisi melalui perantara. Sementara itu, HLT diduga berperan sebagai penyedia amunisi ilegal yang diperoleh secara tidak sah untuk kemudian diedarkan dalam jaringan tersebut.

“Dalam jaringan ini, NH berperan sebagai penyedia dana, sedangkan HLT sebagai penyedia amunisi ilegal. Dari tangan HLT, kami mengamankan 132 butir amunisi kaliber 7,62 mm,” tambah AKBP Andria.

Selain 132 butir amunisi tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz juga mengamankan berbagai barang bukti lain berupa ratusan butir amunisi berbagai kaliber, satu senjata rakitan, sejumlah magazen, serta komponen senjata api tanpa izin. Barang bukti ini mengindikasikan adanya peredaran senjata api dan amunisi ilegal yang terorganisir.


“Barang bukti yang diamankan menunjukkan adanya pola distribusi yang terstruktur, mulai dari amunisi berbagai kaliber hingga komponen senjata tanpa izin,” jelasnya.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memutus rantai distribusi senjata dan amunisi ilegal di Papua. Dalam kurun waktu 12 hingga 28 Maret 2026, aparat telah mengamankan sedikitnya 11 orang dengan peran beragam, mulai dari penyandang dana, perantara, hingga penyedia amunisi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan langkah sistematis dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari jaringan yang lebih luas. Kami akan terus mendalami dan menelusuri seluruh pihak yang terlibat guna memutus rantai peredaran senjata ilegal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya langkah preventif yang berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

“Kami terus meningkatkan patroli serta memperkuat sinergi dengan aparat kewilayahan dan masyarakat guna mencegah peredaran senjata ilegal sejak dini,” katanya.

Para pelaku dijerat dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 306 juncto Pasal 20 tentang kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal serta perbantuan dalam tindak pidana, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.



AKBP Andria juga menegaskan komitmen Satgas dalam penegakan hukum serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan.

“Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen menegakkan hukum secara profesional, akuntabel, transparan, tegas, dan terukur. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” tegasnya.

Peredaran dan kepemilikan senjata api serta amunisi ilegal merupakan tindak pidana serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Saat ini, proses penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, sekaligus memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

Sabtu, 28 Maret 2026

Bareskrim Rampungkan Kasus Judi Online, Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Segera Dilimpahkan ke Jaksa.

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala besar. Berkas perkara yang menjerat sejumlah tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia.



Kasus ini bermula dari Laporan Polisi Nomor LP/A/20/VI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 5 Juni 2025. Dalam proses penyidikan, aparat menetapkan beberapa tersangka yang terbagi dalam tiga berkas perkara, yakni tersangka berinisial M.N.F. (Berkas I), Q.F. dkk. (Berkas II), serta W.K. (Berkas III).

Kepastian kelengkapan berkas tersebut tertuang dalam tiga surat dari Kejaksaan Agung RI tertanggal 13 Maret 2026, yang menyatakan hasil penyidikan telah memenuhi syarat formil dan materiil.

Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri, KBP Rizki Prakoso, mengatakan bahwa dengan dinyatakannya berkas perkara lengkap, proses hukum kini memasuki tahap penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21, kami akan segera melaksanakan tahap II berupa penyerahan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum. Total barang bukti yang akan diserahkan berupa uang sebesar Rp55 miliar yang merupakan hasil dari aktivitas perjudian daring,” ujar KBP Rizki.



Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan JPU guna memastikan proses pelimpahan berjalan lancar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Rencananya, penyerahan tersangka dan barang bukti akan dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, KBP Rizki menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian online yang dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi merusak tatanan sosial dan ekonomi.

Dengan dilimpahkannya perkara ke tahap penuntutan, diharapkan proses peradilan dapat segera berjalan dan memberikan kepastian hukum bagi para tersangka serta keadilan bagi masyarakat.

Jumat, 27 Maret 2026

Polisi Dalami Dugaan Kasus Pengeroyokan Terhadap Seorang Wartawan di Kota Bitung.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Dugaan aksi pengeroyokan terjadi di wilayah hukum Polres Bitung. Seorang pria bernama Andre Maurits W. Koloay yang berprofesi sebagai wartawan, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh lelaki berinisial FM bersama rekan-rekannya pada Kamis (19/03/2026) dini hari.



Peristiwa bermula saat korban menghadiri sebuah acara di rumah warga di Kelurahan Apela Dua, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, sekitar pukul 22.00 WITA. Korban bergabung bersama sejumlah orang, termasuk para terduga pelaku, untuk berbincang.

Situasi yang semula tenang berubah memanas sekitar pukul 03.00 WITA. Tanpa alasan yang jelas, terduga pelaku FM mendekati korban dan melayangkan pukulan berkali-kali ke arah wajah. Aksi ini kemudian diikuti oleh pelaku lain berinisial RP.

Pasca kejadian tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Ranowulu. ​Pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah cepat, di antaranya menerima laporan resmi dan melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai melalui Kasi Humas AKP Abd Natip Anggai menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan transparan.

“Kami membenarkan bahwa laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut saat ini sedang dalam penanganan. Proses terus berjalan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti. Kami mengimbau semua pihak untuk kooperatif serta mempercayakan proses ini kepada kepolisian,” ujarnya.

Hasil dari rangkaian penyelidikan dan penyidikan tersebut nantinya akan digelar dalam forum gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini menjadi penting bagi masyarakat akan pentingnya menjaga situasi kamtibmas, menghindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang bijak tanpa kekerasan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, serta tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana yang terjadi.

Dengan penanganan yang cepat, responsif, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, diharapkan keadilan bagi korban dapat terwujud serta menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Kamis, 26 Maret 2026

Tinjau Jasa Marga Command Center, Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik Berjalan Lancar dan Aman.

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung arus balik Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Ia memastikan penanganan dan pengendalian lalu lintas berjalan baik dan optimal. 



Sigit mengungkapkan, puncak arus balik gelombang pertama sudah berlangsung kemarin hari, Selasa 24 Maret 2026. Berdasarkan data, tercatat ada 256.338 kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

"Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan. Namun Alhamdulillah artinya kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain," kata Sigit, Rabu (25/3/2026). 

Sigit memastikan, penanganan arus balik berjalan optimal dan aman dengan melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas. Di antaranya menerapkan one way nasional maupun lokal hingga contraflow. 

Meski begitu, Sigit menyebut, kepolisian dan pihak terkait lainnya terus mewaspadai dan mengantisipasi adanya gelombang arus balik kedua. Mengingat, masih ada pemudik yang memilih untuk menunda kepulangannya. 

"Jadi, per tadi malam ya, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk. Dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12.00 ada 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta," ujar Sigit. 

"Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik," tambah Sigit menjelaskan. 



Di sisi lain, Sigit juga kembali meminta kepada seluruh jajarannya untuk mengingatkan kepada pemudik agar mengutamakan keselamatan. Ia mengimbau kepada pengendara untuk berisitirahat apabila sudah mengalami kelelahan. 

"Ada rest area di jalur tol, kemudian juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di pos-pos pelayanan, pos terpadu ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang sudah disiapkan sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas walaupun secara nasional kita turun, namun kita harapkan sampai dengan arus balik nanti jumlah laka lantasnya tidak terlalu signifikan," papar Sigit. 

Sementara itu, Sigit menyebut, Operasi Ketupat 2026 berakhir pada hari ini. Namun, Polri tetap bersiaga dalam memberikan pengamanan serta pelayanan dengan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). 

"Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik," tutup Sigit.

Selasa, 24 Maret 2026

Polisi Dalami Kasus Meninggalnya Balita di Bitung.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Aparat Kepolisian Resor Bitung terus melakukan pendalaman terkait meninggalnya seorang balita di salah satu rumah kos di Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Penanganan kasus ini dilakukan secara hati-hati dan profesional, demi mengungkap fakta yang sebenarnya.



Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI., SIK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Anugrah Ari Pratama.,SIK.,MH, menegaskan bahwa pihaknya masih mengumpulkan alat bukti guna memperjelas kronologi kejadian.

“Kami telah mendapatkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk saksi tetangga kost. Semua informasi yang masuk sedang kami dalami,” ujar Ahmad saat ditemui wartawan di Mapolres Bitung, Senin (23/3/2026) siang.

Selain itu, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan secara ilmiah penyebab meninggalnya balita tersebut. Langkah ini dinilai penting agar setiap kesimpulan yang diambil benar-benar berdasarkan fakta medis yang akurat.



“Kami juga menunggu hasil autopsi. Itu akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab kematian korban,” tambahnya.

Ahmad turut mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan tidak berspekulasi selama proses penyelidikan masih berlangsung.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa keluarga korban diketahui baru beberapa hari menempati kos-kosan tersebut.

Menurut tetangga kost, keluarga tersebut mulai tinggal di lokasi itu sejak 19 Maret 2026. Namun demikian, tetangga kost mengaku sempat mendengar suara cekcok disertai tangisan balita pada Minggu (22/3/2026) siang.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi perhatian untuk saling peduli. Kepolisian pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum, sembari menunggu hasil penyelidikan yang komprehensif dan transparan.

Senin, 23 Maret 2026

Operasi Ketupat 2026 Merupakan Operasi Kemanusiaan, Polri Pastikan Masyarakat Merasa Aman Saat Berlibur.

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, tetapi juga merupakan operasi kemanusiaan yang menyentuh seluruh aktivitas masyarakat, termasuk di destinasi wisata.



Hal tersebut disampaikan Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol. Tjahyono Saputro, saat melakukan peninjauan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (23/3), guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tengah menikmati libur Lebaran.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kunjungan ke TMII menunjukkan tren positif. Tercatat sebanyak 16.500 pengunjung pada hari sebelumnya, dengan total mencapai 54.000 orang selama periode libur Lebaran. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya masa liburan.

“Operasi Ketupat ini tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, termasuk saat berwisata bersama keluarga,” ujar Brigjen. Pol. Tjahyono Saputro.

Ia menegaskan, kehadiran personel Polri di berbagai titik, termasuk lokasi wisata, merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berkunjung ke tempat wisata dapat menikmati libur Lebaran dengan tenang. Personel kami siagakan untuk memberikan rasa aman serta memastikan situasi tetap kondusif,” lanjutnya.

Selain itu, Polri juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan keselamatan selama berlibur maupun saat melakukan perjalanan arus balik.



“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung TMII, Renaldi (23), mengaku merasa aman dan nyaman selama berwisata bersama keluarganya.

“Menurut saya sekarang lebih nyaman ya berkunjung ke sini. Pengaturan pengunjungnya rapi, terus juga kelihatan ada petugas yang berjaga, jadi kami sebagai pengunjung merasa lebih aman dan bisa menikmati liburan dengan tenang,” ujar Renaldi.

Polri juga terus mengoptimalkan pelayanan melalui pengamanan terpadu, pengaturan lalu lintas, serta kesiapan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan saat arus balik. Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga momen libur Lebaran dapat berlangsung aman, lancar dan menghadirkan mudik aman, keluarga bahagia.

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H.

Humas - Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pasca hari raya.



Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.

“Kami mengingatkan kembali himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Shalat Idul Fitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.

Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tambahnya.

Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.

Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat over kapasitas.



Brigjen Pol Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula ucapan dari Kapolri kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.

Minggu, 22 Maret 2026

Idul Fitri 1447 H di Bitung Berlangsung Aman, Polres Hadir Melayani dengan Sepenuh Hati.

Bitung – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Bitung berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Kehadiran aparat kepolisian di berbagai titik pengamanan menjadi wujud nyata komitmen Polres Bitung dalam memberikan rasa aman sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat yang merayakan hari kemenangan.



Sejak malam takbiran hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Polres Bitung mengerahkan seluruh potensi personel untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif. Pengamanan dilakukan di masjid-masjid, lapangan tempat pelaksanaan sholat Ied, hingga jalur-jalur utama yang ramai dilalui masyarakat.

Tidak hanya mengandalkan kekuatan internal, Polres Bitung juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan ormas keagamaan. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, SIK., MH melalui Kabag Ops Polres Bitung AKP Nofri Sadia menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menjamin seluruh rangkaian Hari Raya Idul Fitri berjalan aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat,” ujar AKP Nofri Sadia.



Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menjaga situasi tetap aman tidak lepas dari peran serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban dan saling menghormati selama perayaan berlangsung.

Lebih lanjut, Polres Bitung mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, toleransi, serta kewaspadaan, terutama dalam aktivitas pasca lebaran seperti silaturahmi dan perjalanan mudik lokal.

Dengan sinergi yang terjalin kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, Hari Raya Idul Fitri di Kota Bitung tahun ini tidak hanya menjadi momen kemenangan spiritual, tetapi juga cerminan nyata dari persatuan dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sabtu, 21 Maret 2026

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai Turun Langsung Kawal Pawai Takbiran, Ratusan Personel Dikerahkan.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Kapolres Bitung Albert Zai, S.I.K., M.H., menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan turut hadir langsung dalam kegiatan pelepasan pawai takbiran di Kota Bitung. Dalam momentum penuh khidmat tersebut, ratusan personel Polres Bitung diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.(21/03/2026)



Kehadiran Kapolres bersama jajaran menjadi simbol keseriusan aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan malam takbiran. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengawasan di titik-titik keramaian.

Kapolres Bitung menegaskan bahwa kegiatan pawai takbiran merupakan agenda penting yang harus dijaga bersama, tidak hanya sebagai bagian dari syiar keagamaan, tetapi juga sebagai wujud persatuan masyarakat.

“Pawai takbiran ini adalah momen sakral bagi umat Muslim, namun juga menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat Kota Bitung. Karena itu, kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan penuh kedamaian,” ujar AKBP Albert Zai.

Ia juga menyampaikan bahwa pengerahan ratusan personel merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami telah menurunkan ratusan personel di berbagai titik strategis. Ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kami dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan pawai takbiran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama pelaksanaan pawai, serta menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.



“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, saling menghormati, dan mengedepankan rasa persaudaraan. Dengan begitu, suasana malam takbiran dapat dirasakan dengan penuh khidmat dan kebahagiaan,” tambahnya.

Pawai takbiran tersebut dilepas didepan rumah dinas walikota Bitung yang menjadi salah satu agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat syiar keagamaan, tetapi juga mempererat kebersamaan lintas elemen masyarakat dalam suasana penuh toleransi dan persatuan.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami hadir untuk mendukung, namun peran masyarakat sangat penting dalam menjaga ketertiban. Mari kita rayakan malam kemenangan ini dengan damai dan penuh kebersamaan,” tutupnya.

Kamis, 19 Maret 2026

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga.

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan Upacara Kenaikan Pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri pada Kamis (19/3/2026), di Rupatama Mabes Polri.



Dalam upacara tersebut, sebanyak 47 personel Polri resmi mendapatkan kenaikan pangkat yang terdiri dari 1 personel naik ke pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen) Pol, 14 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Pol, serta 32 personel naik ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) Pol, termasuk 2 personel kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

Kenaikan pangkat tertinggi diraih oleh Komjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.

Sementara itu, sejumlah perwira yang naik ke pangkat Irjen Pol di antaranya Irjen Pol Alfred Papare (Kapolda Papua Barat), Irjen Pol.Moffan Moedji Kawanti (Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri), hingga Irjen Pol Asep Guntur Rahayu yang saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK RI.

Pada kenaikan pangkat Brigjen Pol, terdapat puluhan perwira yang menduduki berbagai jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun di wilayah, termasuk Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini serta Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir.



Selain itu, dua personel menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) ke Brigjen Pol, yakni Brigjen Pol Sambas Kurniawan dan Medyanta.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, kinerja, serta pengabdian para perwira tinggi Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas Polri.

Ia menambahkan, Polri berharap para perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung transformasi Polri yang Presisi.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting dalam pembinaan karier serta penguatan organisasi Polri ke depan.

Pengawasan Operasi Ketupat Samrat 2026 di Polres Bitung, Pastikan Pelayanan Optimal dan Humanis bagi Masyarakat.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Komitmen menghadirkan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi masyarakat terus diperkuat jajaran Polres Bitung melalui pelaksanaan Pengawasan Operasi (Wasops) Ketupat Samrat Tahun Anggaran 2026 oleh tim Itwasda Polda Sulawesi Utara, Kamis (19/3/2026).



Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ops Polres Bitung sejak pukul 10.00 WITA ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta administrasi operasi berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

Tim Wasops yang dipimpin Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Sulut, Kombes Pol C. Bambang Harleyanto, S.I.K., tiba di Polres Bitung dan disambut langsung Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres, Kabag Ops, serta pejabat utama Polres Bitung. Setelah transit sejenak, tim langsung melakukan pendalaman di Posko Ops Ketupat Samrat di Bag Ops.

Kegiatan pengawasan dilanjutkan dengan pemeriksaan langsung ke Pos Pengamanan (Pos Pam) Girian. Di lokasi tersebut, tim melakukan pengecekan kesiapan personel, kelengkapan administrasi, hingga sarana pendukung lainnya guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya dalam momentum Hari Raya.

Kabag Ops Polres Bitung, AKP Novri Sadia, menegaskan bahwa pengawasan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan operasi di lapangan.



“Kegiatan Wasops ini menjadi evaluasi sekaligus penguatan bagi kami di Polres Bitung, agar pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat benar-benar berjalan maksimal, baik dari sisi kesiapan personel maupun pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri dirasakan secara humanis, memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas selama perayaan hari besar,” ujar AKP Novri Sadia.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh personel di Pos Pam telah diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan persuasif, responsif, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Seluruh rangkaian kegiatan pengawasan berlangsung hingga pukul 14.50 WITA dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Usai kegiatan, tim Wasops melanjutkan perjalanan kembali ke Manado.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah hukum Polres Bitung semakin optimal, profesional, dan mampu memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Selasa, 17 Maret 2026

Petani Ditemukan Meninggal di Perkebunan Duasudara, Polisi Gerak Cepat dan Imbau Warga Tingkatkan Kepedulian.

Bitung – Suasana tenang di Kelurahan Duasudara, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, mendadak berubah haru setelah ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan, Selasa (17/03/2026) sore.



Korban diketahui berinisial RK (60), seorang petani yang sehari-hari beraktivitas di kebun tersebut. Penemuan jenazah bermula saat seorang warga, Narwan Humbogio (55), berupaya mencari korban di gubuk tempat biasa ia beristirahat.

“Saya sempat memanggil korban, tapi tidak ada jawaban. Saat masuk ke dalam gubuk, saya melihat korban sudah tergeletak dan tercium bau menyengat,” ungkap Narwan dengan nada pilu.

Menyadari kondisi tersebut, Narwan segera meminta bantuan warga lainnya, termasuk pemilik kebun. Bersama masyarakat sekitar, mereka kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi korban, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Merespons laporan warga, personel Piket Pamapta Polres Bitung IPDA JULIUS RANTETASIK memimpin piket fungsi bersama anggota Polsek Ranowulu serta Tim Inafis langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Aparat bergerak cepat melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan penolakan terhadap proses otopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menyampaikan bahwa respon cepat yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



“Kami hadir secepat mungkin untuk memastikan penanganan berjalan profesional dan humanis, sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga dan masyarakat. Kami juga mengimbau agar setiap kejadian serupa segera dilaporkan, sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar AKP Abdul Natip Anggai.

Ia juga menambahkan bahwa kepedulian masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah perkebunan atau lokasi yang jauh dari permukiman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya saling memperhatikan dan menjaga komunikasi antarwarga. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan terus terjalin, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bitung.

Safari Ramadan di Jateng, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045.

BITUNG,Humas Polres Bitung - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.



Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di acara Safari Ramadan di Polda Jawa Tengah, pada Senin (16/3). Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, rektor Universitas, tokoh serikat pekerja/buruh, ormas/LSM, mahasiswa dan kelompok ojek online. 

Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan persatuan seluruh elemen bangsa menjadi kunci utama untuk tetap bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 di tengah tantangan dan konflik global yang sedang terjadi.

"Ini tentunya menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah dan juga bagi kita semua untuk menghadapi dampak dari eskalasi tersebut," ujarnya.

Sigit mengatakan saat ini pemerintah terus melakukan pelbagai upaya diplomasi untuk menjaga perdamaian di dunia Internasional. 

Di sisi lain, Sigit menyebut pemerintah juga terus menjaga ketersediaan minyak dan sumber energi di tengah eskalasi konflik yang meningkat di wilayah Timur Tengah. 

"Supaya kecukupan minyak kita tetap terus terjaga dan alhamdulillah tentunya sampai dengan beberapa bulan ke depan minyak kita akan terus dalam kondisi kecukupan," tuturnya. 

Oleh sebab itu, Ia meminta agar masyarakat tidak perlu panik hingga membeli BBM secara berlebihan. Ia memastikan stok BBM masih lebih dari cukup khususnya di periode Mudik Lebaran ini.



"Demikian juga stok terkait masalah pangan kita juga cukup. Sehingga harapan kita masyarakat tidak usah panik sehingga malah justru nanti kemudian terjadi panic buying dan itu tentunya akan berdampak kepada kondisi stok yang sebenarnya dalam kondisi semuanya ada," jelasnya.

Karenanya, Sigit meminta seluruh pihak untuk dapat bersatu dan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Terlebih, kata dia, pemerintah saat ini tengah mendorong kemandirian di bidang pangan, energi hingga peningkatan kualitas SDM dan pengelolaan sumber daya alam. 

"Sehingga kita bisa mandiri menghadapi tantangan-tantangan yang ada dan kita bisa menjalankan apa yang menjadi cita-cita kita semua mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," tutupnya.

Senin, 16 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Kapolda Sulut Buka Puasa Bersama Wartawan di Manado.

MANADO, Humas Polda Sulut - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie menggelar acara buka puasa bersama para wartawan yang bertugas di lingkungan Polda Sulut. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban di Kawan Baru Resto, Manado, pada Senin (16/3/2026) sore.



Dalam agenda tersebut, Kapolda hadir didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut. Kehadiran pucuk pimpinan Polda Sulut ini menjadi bukti nyata kemitraan dengan media massa merupakan prioritas dalam menjaga keterbukaan informasi publik.

Acara ini juga menjadi wadah diskusi santai antara Kapolda bersama para jurnalis. Irjen Pol Roycke Harry Langie tampak berbaur dan berdialog langsung dengan awak media yang selama ini aktif mengawal pemberitaan terkait kamtibmas di Bumi Nyiur Melambai.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan Polri di Sulawesi Utara terhadap dedikasi para mitra pers.



"Kegiatan buka puasa bersama ini adalah sarana untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin sangat baik selama ini. Bapak Kapolda sangat mengapresiasi peran teman-teman wartawan sebagai mitra strategis Polri dalam memberikan edukasi dan informasi yang akurat kepada masyarakat," ujar Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi di lapangan agar tercipta suasana yang kondusif di Sulawesi Utara.

"Media adalah jendela informasi bagi masyarakat. Melalui pertemuan ini, kami berharap sinergitas antara Polda Sulut dan wartawan semakin solid, terutama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan damai melalui pemberitaan yang positif," pungkasnya.

Minggu, 15 Maret 2026

Safari Ramadhan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden.

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto.  



Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik global dewasa ini.  

"Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama," kata Sigit, Sabtu (14/3/2026). 

Dalam menjaga situasi kamtibmas demi bertumbuhnya perekonomian bangsa, Sigit menekankan, Pemerintah dan Polri harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. 

"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid. Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama," ujar Sigit. 

Indonesia, kata Sigit pernah mengalami situasi sulit. Yakni, terjadinya Pandemi Covid-19. Hal itu menyebabkan gejolak perekonomian. 

Namun, Sigit menyebut, Indonesia bisa menghadapi dan bangkit ketika dilanda pandemi virus corona. Tentunya, keberhasilan itu hasil dari bersatunya seluruh elemen bangsa. 

"Namun alhamdulillah karena saat itu kita semuanya bersatu. Umarah, ulama, masyarakat, rakyat semua bersatu. Saat itu kita bisa menghadapi itu semua dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat bahkan kita bisa berada di salah satu negara tertinggi saat itu pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20," ucap Sigit.

"Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama," tambah Sigit menekankan. 

Di tengah situasi seperti ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen menyukseskan program Presiden Prabowo, di antaranya terkait upaya perdamaian dunia hingga kemandirian bangsa di tengah situasi dewasa ini. 



"Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga," papar Sigit. 

Ia juga mengingatkan, saat ini semua pihak harus harus terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi. 

Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sebagai sebuah lompatan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju. Dengan begitu, visi bersama menciptakan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud. 

"Mendorong program-program Bapak Presiden terkait dengan ketahanan pangan, energi, terkait dengan program-program hilirisasi yang menciptakan lapangan pekerja. Sehingga Indonesia betul-betul bisa mengelola sumber daya alam yang kita miliki, kekayaan alam yang kita miliki untuk, bisa kita kelola dengan baik," kata Sigit. 

"Memanfaatkan momentum demografi yang ada untuk kita bisa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju," lanjut Sigit mengakhiri.

Sabtu, 14 Maret 2026

Polri Selidiki Dugaan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras.

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap AY yang diketahui sebagai Wakil Koordinator Kontras. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di Jakarta Pusat.



Kepala Divisi Humas Polri Irjen. Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kasus ini mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Saat ini, Polri telah melakukan langkah awal berupa penanganan tempat kejadian perkara (TKP) serta serangkaian tindakan penyelidikan. Penanganan perkara tersebut didasarkan pada Laporan Polisi Nomor LPA/222/III/2026/Satreskrim/RestroJakpus/Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023n tentang KUHP.

“Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Polri sudah melakukan langkah-langkah penanganan TKP dan saat ini proses penyelidikan terus berjalan,” ujar Kadivhumas Polri dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa dalam proses penegakan hukum, Polri akan mengedepankan metode scientific crime investigation dengan memeriksa para saksi serta mengumpulkan alat bukti yang relevan guna mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

“Polri dalam penegakan hukum akan melakukan langkah-langkah secara scientific crime investigation dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” jelasnya.

Saat ini korban diketahui masih menjalani perawatan medis di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif akibat luka yang dideritanya. Polri juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan berharap korban segera pulih, Kadivhumas Polri turut mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat langsung peristiwa tersebut agar dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus.



Selain itu, Polri juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar proses penanganan perkara dapat berjalan lancar. Hal ini mengingat penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.

“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan dengan lancar. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman serta analisa terhadap barang bukti yang telah diperoleh guna mengungkap secara terang peristiwa tersebut,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Polri memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan akan dilakukan secara prosedural dan profesional berbasis scientific crime investigation. Perkembangan penanganan perkara ini juga akan terus disampaikan kepada publik secara berkala. Polri juga berharap korban segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalankan aktivitasnya seperti sediakala.

Jumat, 13 Maret 2026

Polres Bitung dan Wartawan Biro Bitung Berbagi Takjil, Pererat Kemitraan di Bulan Ramadhan.

Bitung – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H terasa hangat di lingkungan Polres Bitung. Kepolisian Resor Bitung bersama puluhan wartawan yang tergabung dalam Biro Bitung menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, Sabtu (13/3/2026) sore.



Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.45 Wita tersebut dilaksanakan di ruas jalan samping Mako Polres Bitung, Kelurahan Girian Weru Dua, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran Polres Bitung dan para insan pers bersama-sama membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi Wakapolres Bitung J.H. Daniel Korompis, S.E, para Pejabat Utama (PJU), personel Polres Bitung, serta puluhan wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kota Bitung.

Sebanyak 150 paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah ini. Selain membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers.

Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan media dalam membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan antara Polres Bitung dan rekan-rekan wartawan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Di bulan Ramadhan ini kami ingin berbagi kebaikan sekaligus mempererat silaturahmi dan kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ujar AKP Abdul Natip Anggai.



Ia juga menambahkan bahwa peran insan pers sangat penting dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan menyejukkan.

Kegiatan pembagian takjil tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan hingga sekitar pukul 16.10 Wita, serta mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan yang melintas di sekitar Mako Polres Bitung.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Polres Bitung dan para wartawan berharap semangat berbagi dan kebersamaan di bulan Ramadhan dapat terus menumbuhkan rasa kepedulian, persaudaraan, serta memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bitung.

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Bitung Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 2026.

BITUNG,Humas Polres Bitung - Polres Bitung dan Pemerintah Kota Bitung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.(12/03/2026) 



Apel ini menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Lebaran di wilayah Kota Bitung.

Apel dipimpin oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama Kapolres Bitung AKBP Albert Zai,SIK.,MH., 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bitung, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wali Kota Bitung, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pengamanan Hari Raya Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.



Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Ketupat selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan.

Dalam operasi tersebut, Polri juga menyiapkan ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis, termasuk tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, hingga bandara. Pengamanan juga diperkuat melalui pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.

Kapolri menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Karena itu, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri.

Rabu, 11 Maret 2026

POLRES BITUNG LAKSNAKAN SETIJAB SEJUMLAH PEJABAT UTAMANYA JELANG HARI RAYA IDUL FITRI.

BITUNG,Humas Polres Bitung - Polres Bitung melaksanakan giat serah terima Jabatan (Sertijab) sejumlah PJU (Pejabat Utama),Sertijab ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Albert Zai,bertempat di Aspol Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Rabu (11/3/2026).


Sertijab tersebut meliputi jabatan Kabag Ops, Kabag SDM, Kasat Polair, Kapolsek Maesa dan Kapolsek Lembeh Selatan. 

Dlam kesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan Kabag Ren serta Kasat Binmas.

Kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor Sprin/186/III/KEP./2026.

Kapolres mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinrja.

"Pejabat yang diganti ini sudah cukup lama bertugas, bahkan hampir dua tahun. Jadi perlu penyegaran untuk meningkatkan kapasitas kinerja,”kata Kapolres, ketika di wawancarai awak media di sela-sela kegiatan tersebut.

Beliau menekankan kepada pejabat yang bru agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab, terutama menghadapi agenda pengamanan Hari Raya Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Samrat 2026 yang akn dimulai pada 13 Maret.

"Pengamanan Idul Fitri menjadi tantangan bagi jajaran Polres Bitung karena dinamika operasional di lapangan cukup tinggi,"ungkapnya.

Dalam amanatnya,Kapolres yg akrab dengan insan pers ini juga menekankan sejumlah poin,diantarannya yaitu adanya peningkatan eskalasi gangguan kamtibmas di Kota Bitung. 



Olehnya Kapolres meminta para pejabat baru, khususnya Kapolsek Maesa, untuk meningkatkan langkah preventif dan represif guna menjaga situasi tetap kondusif.

"Saya berharap situasi keamanan di Kota Bitung menjelang Idul Fitri tetap aman dan masyarakat bisa merayakan degan tenang,” kata kapolres.

Berikut nama-nama pejabat yg disertijabkan.

1. Kompol Karel Tangay,, S.H. menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Kabagops Polres Bitung dan selanjutnya melaksanakan tugas sebagai PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Sulut.

2. AKP Novrianto Sadia, menerima tugas dan tanggung jawab jabatan Kabagops Polres Bitung.

3. KOMPOL Mohammad Saleh, S.E., M.H., menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Kabag SDM Polres Bitung, selanjutnya melaksanakan tugas sebagai Kabag SDM Polres Bolaang Mongondow Polda Sulut.

4. AKP Shirley B.D. Mangelep, S.H., M.H. menerima tugas dan tanggung jawab jabatan Kabag SDM Polres Bitung.

5. AKP PLUIM MINEPO MUNTU, melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan Kasatbinmas Polres Bitung.

6. AKP La Ali, S.Sos. melaksanakan tugas sebagai Kanit 1 Sibinmas Air dan Potdirga Subdit Patroliairud Ditpolairud Polda Sulut

7. IPDA Johnny Marisi, S.H. menerima tugas dan tanggung jawab jabatan Kasatpolairud Polres Bitung.

8. AKP Demron Talolang, S.IP, menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Kapolsek Lembeh Selatan Polres Bitung.

9. AKP FERRY Frangky Padama, S.H. melaksanakan tugas sebagai Kabagren Polres Bitung.

10. AKP Tuegeh Deiby Darus, S.Sos. menerima tugas dan tanggung jawab jabatan Kapolsek Maesa Polres Bitung.

Selasa, 10 Maret 2026

Polda Sulut Tingkatkan Status Perkara Dugaan Kekerasan Seksual Sebabkan Mahasiswi Meninggal Dunia, ke Penyidikan.

MANADO, Humas Polda Sulut - Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Sulawesi Utara terus mendalami kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang melibatkan seorang mahasiswi berinisial AEM (21).



Kasus ini menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kamar kostnya tak lama setelah melaporkan pelecehan yang dialaminya.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sulut Kombes Pol Nonie Sengkey dalam konferensi pers yang di gelar di Polda Sulut, Selasa (10/3/2026) menerangkan, Polda Sulut telah meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan melalui Surat Perintah Penyidikan tertanggal 5 Februari 2026.

"Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk orang tua korban, rekan korban, serta pihak keamanan kampus," ujar Kombes Pol Nonie.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi hasil uji laboratorium forensik terhadap ponsel korban, hasil visum luar dari RSUD Anugrah Tomohon, serta hasil autopsi dari RS Bhayangkara Manado.

​Direktur PPA dan PPO Polda Sulut memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

"Kami menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga privasi dan perasaan keluarga korban," ujarnya.



Peristiwa pelecehan diduga terjadi pada Selasa, 12 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WITA di area parkir Fakultas PGSD dan Pasca Sarjana Unima, Kelurahan Matani Satu.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat menunjukkan pesan singkat dari terlapor berinisial DM yang mengajaknya bertemu di parkiran dengan modus membahas rekapitulasi nilai.

Dalam pertemuan berdurasi sekitar 40 menit di dalam mobil terlapor, korban mengaku telah dilecehkan secara fisik. Pasca-kejadian tersebut, korban sempat membagikan lokasinya kepada rekan-rekannya dan melaporkan tindakan DM ke Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) kampus pada 18 Desember 2025.

Tragedi memuncak pada 30 Desember 2025 ketika korban ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah surat pernyataan yang ditulis korban mengenai pelecehan seksual yang dialaminya.

Selain surat tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya satu unit ponsel merk Vivo milik korban, buku harian dan buku catatan kampus, satu buah kain bali dan satu eksemplar dokumen pengaduan tindak pidana pelecehan seksual.

Senin, 09 Maret 2026

Kapolres Bitung Tegaskan Komitmen Berantas Tawuran Remaja, 20 Pelaku Diamankan.


BITUNG,Humas Polres Bitung – Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, SIK, MH menegaskan komitmen jajarannya untuk menindak tegas aksi tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi di kawasan Empang dan Sarikelapa, Minggu (8/3/2026). Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Polsek Maesa didampingi Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai dan Kasi Propam Polres Bitung Iptu Iwan Setiyabudi. Senin (9/3/2026)



‎Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Bitung menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penindakan terhadap para pelaku tawuran serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut.

‎“Polres Bitung tidak akan mentolerir aksi kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat. Kami telah melakukan penindakan tegas dengan mengamankan para pelaku serta mengumpulkan barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai.

‎Berdasarkan hasil penindakan, aparat kepolisian berhasil mengamankan 20 orang yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut. Dari jumlah tersebut, 11 orang berasal dari kelompok Sarikelapa dan 9 orang dari kelompok Empang.

‎Kapolres mengungkapkan bahwa sebagian besar pelaku masih berusia muda, bahkan beberapa di antaranya masih di bawah umur.

‎“Dari hasil pendataan sementara, sebagian besar pelaku masih berusia remaja, bahkan ada yang di bawah umur sekitar 14 tahun hingga usia dewasa sekitar 23 tahun. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ujarnya.

‎Menurut Kapolres, pemicu awal tawuran diduga berawal dari ketersinggungan antar kelompok di media sosial yang kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan di lapangan.

‎“Kami mendapati bahwa konflik ini dipicu oleh saling ejek dan ketersinggungan di media sosial yang kemudian berkembang menjadi tawuran. Ini menjadi peringatan bagi generasi muda agar bijak dalam menggunakan media sosial,” kata Albert Zai.

‎Sebagai langkah pencegahan, Polres Bitung akan memperkuat pengamanan di lokasi yang kerap menjadi titik kumpul para pemuda.



‎“Kami terus melakukan koordinasi dengan forkopimda, dan akan mendirikan pos pengamanan di jalur antara Sarikelapa dan Empang yang selama ini menjadi titik rawan. Personel akan disiagakan 1x24 jam untuk melakukan pemantauan, pencegahan, serta penindakan apabila terjadi gangguan kamtibmas,” jelasnya.

‎Selain itu, Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami kemungkinan adanya pihak yang memprovokasi atau menjadi aktor di balik konflik tersebut.

‎“Kami juga akan mendalami apakah ada aktor intelektual yang memprovokasi atau menggerakkan kelompok-kelompok ini. Jika ditemukan, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

‎Ke depan, Polres Bitung juga akan memperkuat patroli gabungan bersama unsur TNI, pemerintah daerah, serta Forkopimda Kota Bitung guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

‎Lebih lanjut Kapolres Bitung berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mengambil peran dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.

‎“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan orang tua untuk bersama-sama membina anak-anak muda kita. Mereka perlu diarahkan pada kegiatan positif seperti pendidikan, pekerjaan, olahraga, dan kegiatan sosial,” pungkasnya.

Kecelakaan Maut di Girian Atas, Satu Pengendara Meninggal Dunia.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak cepat menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan S....