Pengikut

Sabtu, 18 April 2026

Kecelakaan Maut di Girian Atas, Satu Pengendara Meninggal Dunia.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak cepat menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan S.H. Sarundajang, tepatnya di sekitar Warung Moro Soroboyo, Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kota Bitung, pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.



Peristiwa tragis tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vega ZR tanpa nomor polisi dengan mobil Daihatsu pick up bernomor polisi DB 8728 DI. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor yang dikendarai oleh lelaki YT, dengan penumpang lelaki ASA, bergerak dari arah Barat (Girian) menuju Timur (Madidir).

Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan dengan mobil pick up yang dikemudikan oleh lelaki FK, bersama penumpang lelaki MMNP, yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Timur (Madidir) menuju Barat (Girian).

Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor, lelaki YT, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang mobil pick up, MMNP, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Manembo-nembo Bitung untuk mendapatkan perawatan medis. Kedua kendaraan juga mengalami kerusakan cukup signifikan.

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Angraini, S.Tr.K., SIK., MH, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Kami dari Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung sementara melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan ini. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah TKP guna memastikan kronologi secara utuh,” ujarnya.



Ia juga menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan aspek kemanusiaan, terutama kepada para korban dan keluarga yang terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Dwi Dea Angraini turut mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan selalu mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, memastikan kelengkapan kendaraan, serta menjaga kecepatan dan kewaspadaan, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kepolisian pun mengajak masyarakat untuk terus membangun budaya tertib berlalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.

Kamis, 16 April 2026

Tragis di Aertembaga, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal Dunia, Polisi Bertindak Cepat Amankan Pelaku.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Peristiwa memilukan terjadi di Kelurahan Kasawari Lingkungan II, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Kamis (16/4/2026). Seorang ibu rumah tangga, AL (41), harus meregang nyawa setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, ET (23) dengan sebila parang.



Kejadian tersebut sontak mengundang keprihatinan mendalam dari masyarakat. Aparat kepolisian pun bergerak cepat merespons laporan yang masuk dengan mendatangi lokasi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku dalam waktu singkat.

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 15.30 WITA, saat pelaku yang sedang berada di rumah terlibat cekcok dengan korban. Situasi yang semula hanya teguran berubah menjadi emosi tak terkendali. Pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap korban hingga mengakibatkan luka serius.

Korban sempat dilarikan ke RS dr. Wahyu Slamet untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, meski telah mendapat perawatan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Aertembaga, AKP Denny Tampenawas, S.Sos., S.H., yang memimpin langsung penanganan kasus ini menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak setelah menerima informasi dari pemerintah setempat.

“Begitu menerima laporan dari Lurah Kasawari, kami bersama piket langsung menuju lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara kami menemukan sejumlah barang bukti serta kondisi rumah yang menunjukkan telah terjadi tindak kekerasan. Berdasarkan informasi warga, pelaku sempat melarikan diri, namun berkat kerja sama cepat antara polisi dan masyarakat, pelaku berhasil ditemukan di area pantai dan segera diamankan,” jelas Kapolsek.

Saat diamankan, pelaku juga mengalami luka di bagian tangan dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Polsek Aertembaga untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Barang bukti berupa satu bilah parang turut diamankan oleh petugas.



Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Bitung untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI., SIK., MH melalui Kapolsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas, S.Sos., S.H., menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan pengendalian emosi dalam kehidupan keluarga.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan yang merugikan bahkan menghilangkan nyawa. Kami mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan keluarga dengan kepala dingin serta tidak ragu mencari bantuan apabila menghadapi tekanan emosional,” ungkapnya.

Pihak kepolisian juga memastikan akan menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus terus meningkatkan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar.

Jakarta – Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penjualan phishing tools yang beroperasi lintas negara dan meraup keuntungan hingga Rp25 miliar. Dua tersangka berinisial GWL dan FYTP ditangkap di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/4/2026).



Kasus ini terungkap dari patroli siber dan terdapat situs mencurigakan yang menjual script phishing. Penelusuran lebih lanjut mengarah pada platform w3llstore.com yang terhubung dengan distribusi tools melalui bot Telegram.

Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa temuan tersebut menguatkan dugaan adanya praktik penjualan tools phishing yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan siber terhadap korban.

“Hasilnya, tools yang diperoleh terbukti dapat digunakan untuk aksi phishing, termasuk mencuri kredensial dan mengambil alih akun korban,” ujarnya.

Tools ini bekerja dengan menyedot data saat korban memasukkan username dan password, bahkan mampu mengambil session login sehingga pelaku dapat mengakses akun tanpa perlu kode OTP.

Pengungkapan kasus ini juga melibatkan kerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengidentifikasi korban di Amerika Serikat sekaligus menelusuri jaringan pengguna tools tersebut.

Dalam perannya, GWL diketahui bertindak sebagai pembuat sekaligus pengelola tools dan sarana distribusi, sementara FYTP mengelola aliran dana hasil kejahatan melalui kripto dan rekening bank. Modus transaksi pun beralih dari situs web ke Telegram dengan pembayaran berbasis kripto.

Dari hasil penyidikan, korban diketahui tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri, menegaskan bahwa kejahatan ini bersifat transnasional cybercrime.

Polisi turut mengamankan aset senilai sekitar Rp4,5 miliar berupa rumah, kendaraan, dan barang elektronik. Sementara dari penelusuran transaksi sejak 2021 hingga 2026, kedua tersangka diperkirakan telah meraup keuntungan hingga Rp25 miliar.



Sementara itu, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital.

“Ini menunjukkan kejahatan siber memiliki dampak luas dan lintas negara. Polri akan terus menindak tegas dan memperkuat kerja sama internasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah tegas terhadap pelaku juga menunjukkan bahwa Indonesia tidak menjadi tempat aman bagi pelaku kejahatan siber.

“Keberhasilan ini sekaligus memperkuat kepercayaan global terhadap Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan ekosistem digital internasional,” pungkasnya.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk para pembeli dan pengguna phishing tools tersebut.

Rabu, 15 April 2026

Bhabinkamtibmas Kelurahan Wangurer Sambangi Warga Pesisir Pantai Dodik, Sampaikan Pesan Kamtibmas.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Bripda Agus Lukman Khakim, personel Polres Bitung yang juga bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian, melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis bersama masyarakat di wilayah pesisir Pantai Dodik.(15/04/2026)



Dalam kegiatan tersebut, Bripda Agus Lukman Khakim menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Ia juga mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi di wilayah pesisir.

Tidak hanya itu, Bripda Agus Lukman Khakim turut mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan pantai. Ia juga menghimbau agar warga segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.



“Apabila terjadi kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan call center Polri di nomor 110,” ujarnya. 

Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) terus meningkatkan kehadiran dan perannya di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif. Mereka konsisten melakukan sambang warga, deteksi dini, dan pendekatan dialogis, untuk menciptakan keamanan, ketertiban (kamtibmas), serta meningkatkan cooling system di tingkat desa/kelurahan.


Selasa, 14 April 2026

Polsek Matuari Tunjukkan Empati, Gendong Sopir Mikrolet yang Sakit Saat Patroli.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Di tengah rutinitas patroli, personel Polsek Matuari memperlihatkan wajah humanis Polri dengan sigap menolong seorang sopir mikrolet yang tiba-tiba terserang sakit dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.



Peristiwa tersebut terjadi saat tim patroli yang dipimpin Kanit Samapta AKP Albein Cry Paath menerima laporan warga terkait sebuah angkutan kota yang berhenti di tengah jalan. Sopir berinisial MI (42), warga Perum Meitha Satu, Kelurahan Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, diketahui mengalami sakit pinggang hebat hingga tidak mampu mengemudikan kendaraannya.

Merespons laporan itu, personel Polsek Matuari langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati korban dalam kondisi kesakitan dan membutuhkan bantuan segera.

Tanpa ragu, Kepala SPK C AIPDA Jeral Korban menunjukkan kepedulian luar biasa. Dengan penuh empati, ia mengangkat dan menggendong MI untuk kemudian diantar pulang ke rumahnya sesuai permintaan korban. Tindakan spontan tersebut tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan kehangatan kemanusiaan bagi korban.

Kapolsek Matuari, AKP Feriantina Dwi Arahamayani, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa apa yang dilakukan anggotanya merupakan cerminan nyata dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.



“Ini adalah wujud kehadiran Polri yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Kami tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. Setiap anggota kami didorong untuk peka, responsif, dan melayani dengan hati,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau warga yang membutuhkan pertolongan.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Jika melihat atau mengalami situasi darurat, segera hubungi pihak kepolisian terdekat. Kepedulian dan kebersamaan adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa semangat Polisi Cinta Masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Kepedulian yang ditunjukkan personel Polsek Matuari diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan kepercayaan publik yang berkelanjutan.

Senin, 13 April 2026

Tutup Open Fishing Tournament Kapolda Cup I, Wakapolda Sulut: Pererat Sinergitas dan Promosikan Wisata Bahari.

MANADO, Humas Polda Sulut - Mewakili Kapolda Sulawesi Utara, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono secara resmi menutup gelaran Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026 di Manado, Minggu (12/4/2026).



Acara penutupan yang berlangsung meriah dengan berbagai hadiah doorprize bagi ratusan peserta yang ikut ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Pejabat Utama Polda Sulut, serta para mitra dan sponsor yang menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Awi Setiyono menegaskan bahwa turnamen yang berlangsung selama dua hari, 11-12 April 2026 ini bukan sekadar ajang kompetisi memancing. Kegiatan ini merupakan sarana penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun kebersamaan lintas komunitas.

"Kegiatan ini turut memperkenalkan kekayaan potensi perairan dan wisata bahari Sulawesi Utara kepada khalayak yang lebih luas. Semoga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Wakapolda.

Kapolda Sulut melalui Wakapolda juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dan sportivitas selama perlombaan.

"Kepada para pemenang, diingatkan agar prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, sementara bagi yang belum juara, pengalaman dan kebersamaan tetap menjadi nilai utama," ujarnya,

Ia berharap agar Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup dapat menjadi agenda tahunan. Target ke depannya, turnamen ini akan diselenggarakan dengan skala yang lebih besar dan profesional untuk menarik peserta dari tingkat nasional hingga internasional.

Selain aspek olahraga, Wakapolda menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perairan melalui momentum ini.



"Mari kita jadikan olahraga memancing bukan sekadar hobi yang menyenangkan, tetapi juga mengedukasi dan mengajarkan kita untuk bertanggung jawab terhadap alam," tutupnya.

Wakapolda juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana serta para mitra kerja yang telah memberikan dukungan penuh sejak pembukaan hingga penutupan.

Berikut daftar juara

Kategori Sport Fishing, juara 1 Sulung Biro Ops Fishing Team jenis ikan Escolar 36,1 kg, juara 2 Irwan Anchor Team jenis ikan Tuna Gigi Anjing 35,8 kg dan juara 3 Decky Ivory Betram jenis ikan Escolar 34,2 kg.

Sedangkan kategori Shore Fishing, juara 1 Jolly Waworuntu asal Bumi Beringin Manado jenis ikan Bobara berat 1.476 gram (waktu: 11.10 WITA), juara 2 Eman Paweloi asal Sario Manado jens ikan Belanak berat 634 gram (waktu 10.47 WITA) dan juara 3 Suroso asal Pineleng 1 Minahasa jenis ikan Kerapu berat 332 gram (waktu 10.25 WITA).

Minggu, 12 April 2026

Selebrasi Paskah GMIM 2026 di Bitung Berlangsung Aman, Ribuan Remaja Ikut Pawai Iman.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Semangat kebersamaan dan sukacita Paskah terpancar kuat dalam Selebrasi Paskah Ibadah Agung dan Pawai Remaja se-Sinode GMIM Tahun 2026 yang digelar di Kota Bitung, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan berskala besar ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, dengan diikuti sekitar 25.000 peserta dari berbagai wilayah pelayanan.



Sejak pagi hari, ribuan peserta telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian ibadah agung yang diawali dengan registrasi, puji-pujian, hingga pelaksanaan ibadah yang sarat makna kebangkitan Kristus. Momentum spiritual ini kemudian dilanjutkan dengan pawai Paskah yang mengambil rute strategis di pusat Kota Bitung, menampilkan ekspresi iman dan kreativitas generasi muda gereja.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pimpinan Sinode GMIM, Pemerintah Kota Bitung, serta unsur Forkopimda. Kehadiran para pemimpin ini menjadi simbol dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan persatuan.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan dilakukan secara maksimal dan terintegrasi oleh 295 personel Polres Bitung yang didukung oleh BKO Brimob serta sinergi lintas instansi seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, organisasi kepemudaan lintas agama, hingga elemen masyarakat. Kolaborasi ini mencerminkan semangat toleransi dan tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Selain itu, kesiapsiagaan juga ditunjukkan melalui layanan kesehatan. Sebanyak 81 peserta mendapatkan penanganan medis, baik di lokasi maupun dirujuk ke sejumlah rumah sakit. Sebagian besar telah kembali pulih, sementara lainnya masih dalam observasi dengan kondisi terpantau baik.



Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Polres Bitung AKP Novri Sadia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama semua pihak.

“Kami mengedepankan pengamanan yang humanis, proaktif, dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh peserta. Sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah, panitia, dan masyarakat menjadi kunci utama sehingga kegiatan besar ini dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Novri Sadia.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pada pukul 17.30 WITA dalam situasi yang tetap kondusif, Selebrasi Paskah Remaja GMIM Tahun 2026 di Kota Bitung menjadi contoh nyata bagaimana nilai kebersamaan, toleransi, dan tanggung jawab dapat berjalan selaras dalam kehidupan bermasyarakat.

Sabtu, 11 April 2026

Polres Bitung Ungkap 800 Butir Obat Keras, Pelaku Diamankan.

BITUNG,Humas Polres Bitung - Satuan Reserse Narkoba Polres Bitung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat keras ilegal di wilayah hukumnya. Kali ini, aparat berhasil mengungkap peredaran obat keras yang diduga jenis Trihexyphenidyl sebanyak 800 butir, yang melibatkan seorang pria berinisial CT.



Pengungkapan kasus ini terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 15.00 WITA, di depan kantor jasa pengiriman J&T, Kelurahan Girian Weru Satu, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Penindakan tersebut merupakan tindak lanjut cepat dari laporan masyarakat yang kemudian dikembangkan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba.

Sebelumnya, sekitar pukul 13.00 WITA, petugas menerima informasi bahwa pelaku kerap mengedarkan obat keras di wilayah Kelurahan Manembo-nembo dan sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera melakukan penyelidikan (pulbaket) hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku, yang diketahui bernama CT (21), saat berada di lokasi penangkapan.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan tiga paket berisi total 800 butir obat keras yang diduga jenis Trihexyphenidyl. Rinciannya, dua paket masing-masing berisi 300 butir dan satu paket berisi 200 butir. 

Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam milik pelaku yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran.

Pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bitung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pemeriksaan saksi, pembuatan laporan polisi, hingga rencana pemeriksaan laboratorium forensik terhadap barang bukti.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai.,SIK.,MH melalui Kasat Narkoba IPTU Dr. Jefry Duabay.,SIK.,MH menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan obat keras.



“Kasus ini menjadi perhatian serius kami, karena peredaran obat keras tanpa izin sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk peredaran ilegal, serta mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan hal mencurigakan di lingkungannya,” ujar IPTU Dr. Jefry Duabay.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalahgunakan obat-obatan yang seharusnya digunakan berdasarkan resep dan pengawasan tenaga medis, karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan berpotensi menimbulkan ketergantungan.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan junto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bitung.

Kamis, 09 April 2026

Polres Bitung Ungkap Kasus Ganja 3,38 Gram di Pelabuhan Samudera, Satu Pelaku Diamankan.

Bitung,Humas Polres Bitung — Komitmen dalam memberantas peredaran narkotika terus ditunjukkan Polres Bitung melalui Satuan Reserse Narkoba. Pada Kamis (9/4/2026) pagi, tim berhasil mengungkap kasus kepemilikan narkotika jenis ganja dengan berat bersih 3,38 gram di kawasan Pelabuhan Samudera Bitung.


Pengungkapan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita di area parkiran Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS), Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa. Seorang pria berinisial NR (26), warga Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, diamankan bersama barang bukti.

Kasus ini bermula dari kegiatan pemantauan yang dilakukan Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bitung terhadap para penumpang yang turun dari KM. Dorolonda yang tiba dari Jayapura sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu, petugas mencurigai gerak-gerik pelaku yang terlihat dalam kondisi tidak stabil serta menunjukkan perilaku mencurigakan.

Petugas kemudian mengamankan pelaku bersama tiga rekannya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di parkiran Polsek KPS. Hasil pemeriksaan terhadap koper milik pelaku mengungkap adanya satu paket plastik berisi diduga narkotika jenis ganja.

Dalam proses interogasi awal, pelaku mengakui bahwa paket tersebut merupakan ganja yang dibawanya dari Kota Jayapura. Selanjutnya, pelaku bersama barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Bitung guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI.,SIK.,MH melalui Kasat Narkoba Polres Bitung, IPTU Dr. Jefri Duabay, SH., MH, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, khususnya di pintu-pintu masuk wilayah Kota Bitung.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bitung. Pengawasan di pelabuhan akan terus kami perketat karena menjadi salah satu jalur masuk yang rawan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap upaya penyelundupan pasti akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas IPTU Dr. Jefri Duabay.



Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkotika dalam bentuk apa pun.

“Narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba serta segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” tambahnya.

Saat ini, penyidik Sat Resnarkoba Polres Bitung telah melakukan sejumlah langkah lanjutan, di antaranya pengamanan pelaku dan barang bukti, pemeriksaan saksi-saksi, pembuatan laporan polisi, gelar perkara, serta pemeriksaan urine dan laboratorium forensik.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan dugaan pelanggaran Pasal 111 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polres Bitung menegaskan akan terus bersikap responsif dan profesional dalam menangani setiap kasus narkotika demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, sehat, dan kondusif di tengah masyarakat.

Perkuat Soliditas, POM TNI dan Propam Polri Gelar Coffee Morning & Halal Bihalal 1447 H.

Jakarta — Pusat Polisi Militer (POM) TNI bersama POM Angkatan dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri menggelar *Coffee Morning & Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H* sebagai langkah memperkuat sinergitas dan soliditas antar institusi.



Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di tengah dinamika tugas yang semakin berkembang.

Dalam sambutannya, *Danpuspomad* menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dijaga dan diperkuat, khususnya dalam membangun komunikasi serta kesamaan langkah dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sementara itu, *Kadivpropam Polri* menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global dan perkembangan situasi yang cepat menuntut kesiapan seluruh elemen negara untuk selalu adaptif dan responsif.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.



“Dalam perspektif masyarakat, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang merepresentasikan negara, sehingga sinergitas yang solid menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara POM TNI dan Propam Polri semakin kuat, tidak hanya dalam hubungan kelembagaan, tetapi juga dalam implementasi di lapangan.

Dengan soliditas yang terus diperkuat, TNI–Polri diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.

Selasa, 07 April 2026

Kadiv Humas Polri Sambangi Manado, Hadiri Paskah Nasional di Kawasan Megamas.

MANADO, Humas Polda Sulut - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara pada Rabu (8/4/2026) pagi.



Kedatangan mantan Wakapolda Sulut ini dalam rangka menghadiri perayaan Paskah Nasional yang dipusatkan di Kawasan Megamas, Manado pada hari Rabu, 8 April 2026.

Setibanya di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Kadiv Humas Polri disambut hangat oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Utara. Tampak hadir dalam penjemputan tersebut antara lain Dirbinmas Polda Sulut, Dirpolairud Polda Sulut dan Kasubbid Penmas Humas Polda Sulut.

Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Mabes Polri terhadap pelaksanaan hari besar keagamaan nasional sekaligus memastikan sinergitas antara Polri dan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai berjalan dengan baik.



Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menegaskan bahwa kehadiran Kadiv Humas Polri yang mewakili Kapolri ini merupakan kehormatan bagi Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Paskah Nasional.

"Kehadiran Bapak Kadiv Humas Polri hari ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Mabes Polri terhadap suksesnya perayaan Paskah Nasional di Manado. Selain menghadiri undangan, kunjungan ini juga untuk memantau langsung situasi kamtibmas agar pelaksanaan ibadah dan perayaan berjalan aman, damai, dan penuh khidmat," ujar Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Perayaan Paskah Nasional tahun 2026 di Kawasan Megamas diprediksi akan dihadiri oleh puluhan ribuan umat dari berbagai penjuru tanah air, dengan pengamanan ketat dari personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait lainnya untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan lokasi.

Polda Sulut Siagakan 1.216 Personel Gabungan Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026.

MANADO, Humas Polda Sulut - Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono memimpin langsung Apel Pengecekan Kesiapan Pelayanan Pengamanan Paskah Nasional yang digelar di Mapolda Sulut, Selasa (7/4/2026) sore.



Apel yang dihadiri oleh para PJU Polda, gabungan personel Polda Sulut, Polresta Manado, TNI, Dinas Perhubungan, serta Organisasi Kemasyarakatan ini, dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana demi menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Membacakan amanat Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Wakapolda menyampaikan bahwa Kota Manado mendapatkan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab sebagai penyelenggara Paskah Nasional tahun ini.

Menurutnya, kegiatan akbar ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 45.000 umat Kristiani dari dalam maupun luar provinsi, serta sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan agama tingkat nasional.

"Saya minta siapkan personel, sarana, dan prasarana guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kondusifitas selama kegiatan berlangsung," tegas Wakapolda.

Dalam arahannya, Wakapolda menekankan beberapa poin terkait pengamanan, yaitu menempatkan personel secara tepat di titik rawan macet, kecelakaan, dan kriminalitas melalui koordinasi efektif dengan stakeholder, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminalitas yang memanfaatkan momentum Paskah Nasional.

Selain itu, ia juga menegaskan agar memaksimalkan penggunaan seluruh peralatan dan sarana prasarana yang dimiliki untuk mendukung keberhasilan tugas, serta melakukan langkah-langkah inovatif yang sesuai hukum guna mewujudkan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang aman bagi masyarakat.

Dalam pengamanan Paskah Nasional ini, sebanyak 1.216 personel gabungan lintas instansi akan diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan.

Pengamanan mencakup area kedatangan seperti Bandara Sam Ratulangi, akomodasi hotel, jalur lalu lintas, hingga lokasi utama kegiatan di kawasan Megamas dan sekitarnya.

Personel yang dilibatkan terdiri dari 959 personel Polri, yang didukung oleh 105 personel TNI, 100 orang dari organisasi kemasyarakatan (ormas), serta 50 personel Dinas Perhubungan.



Pola pengamanan akan dibagi menjadi beberapa Satgas, termasuk pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta tim mobile dan siap gerak yang terdiri dari Brimob dan Dalmas.

​Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti Jalan Piere Tendean, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sam Ratulangi, guna memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Mari kita tunjukkan bahwa Sulawesi Utara adalah tuan rumah yang ramah dan aman bagi seluruh tamu Paskah Nasional," pesan Wakapolda.

Kapolda Sulut melalui Wakapolda ​juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Manado atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kemacetan atau pengalihan jalan.

"Kita harapkan dengan pola pengamanan dan pengaturan ini, perayaan Paskah Nasional dapat berlangsung secara aman, lancar, dan khidmat," pungkasnya.

Senin, 06 April 2026

Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras, Ratusan Butir Trihexyphenidyl Diamankan.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Upaya pemberantasan peredaran obat keras terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bitung. Pada Sabtu, 4 April 2026, tim Opsnal berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal dan mengamankan ratusan butir obat yang diduga jenis Trihexyphenidyl di wilayah Girian, Kota Bitung.



Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah terhadap aktivitas peredaran obat keras di wilayah Kelurahan Manembo-nembo dan sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 10.00 Wita, tim Opsnal Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Sekitar pukul 13.00 Wita, tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial RR (21), warga Kelurahan Manembo-nembo Tengah, tepat di depan kantor jasa pengiriman J&T di Kelurahan Girian Weru Satu. Saat diamankan, petugas menemukan satu paket berisi 300 butir obat keras yang diduga jenis Trihexyphenidyl, yang telah dikemas dalam enam bungkus plastik kecil.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam milik pelaku yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran obat tersebut. Pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bitung untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Bitung, IPTU Dr. Jefri Duabay, SH., MH, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk peredaran obat keras ilegal yang berpotensi merusak generasi muda.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk respons cepat kami terhadap laporan masyarakat. Peredaran obat keras tanpa izin sangat berbahaya karena dapat disalahgunakan dan berdampak serius bagi kesehatan, khususnya generasi muda,” ujarnya.



Lebih lanjut, IPTU Dr. Jefri Duabay menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kasus ini masih kami kembangkan untuk menelusuri asal-usul barang serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas,” tambahnya.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah mengambil sejumlah langkah, mulai dari mengamankan pelaku dan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, hingga melakukan gelar perkara dan pemeriksaan laboratorium forensik.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan junto ketentuan pidana yang berlaku, dengan ancaman hukuman yang tegas.

Polres Bitung juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran narkoba maupun obat keras ilegal di lingkungan sekitar, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bitung.

Minggu, 05 April 2026

Ratusan Personel Polres Bitung Amankan Ibadah Paskah, Wujud Sinergi dan Pelayanan untuk Masyarakat.

BITUNG,Humas Polres Bitung – Ratusan personel jajaran Polres Bitung dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Paskah umat Kristiani yang berlangsung pada Minggu (5/4/2026) sejak pukul 05.00 hingga 12.00 Wita. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di wilayah hukum Polres Bitung dan berjalan aman, tertib, serta kondusif.



Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H didampingi Wakapolres Kompol J.H Daniel Korompis, S.E, serta Kabag Ops AKP Novrianto Sadia. Sebanyak 172 personel Polres Bitung dan Polsek jajaran diterjunkan, dengan dukungan penuh dari unsur TNI dan berbagai elemen masyarakat.

Sinergitas terlihat kuat melalui keterlibatan Kodim 1310/Bitung, Satpol PP Kota Bitung, Senkom Mitra Polri, Banser Ansor, Panji Yosua, Legium Cristum, serta pemuda dan remaja masjid setempat. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi cerminan nyata toleransi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah.

Pengamanan difokuskan pada ratusan gereja yang tersebar di delapan kecamatan, di antaranya Kecamatan Maesa, Madidir, Aertembaga, Matuari, Girian, Ranowulu, Lembeh Selatan, dan Lembeh Utara. Seluruh rangkaian ibadah yang meliputi doa, pembacaan firman Tuhan, khotbah, puji-pujian hingga doa syafaat berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Kapolres Bitung AKBP.ALBERT ZAI.,SIK.,MH melalui Kabag Ops AKP Novrianto Sadia menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.



“Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Paskah. Pengamanan ini tidak hanya menjadi tugas Polri, tetapi juga wujud sinergi bersama TNI dan seluruh elemen masyarakat. Puji syukur, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Novrianto Sadia.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang turut menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama di Kota Bitung.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian ibadah sekitar pukul 12.00 Wita, situasi di wilayah hukum Polres Bitung tetap aman dan terkendali. Momentum Paskah pun menjadi refleksi kebersamaan, kedamaian, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Polri Kerahkan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara Guna Perkuat Keamanan.

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan ratusan personel untuk diberangkatkan ke wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat pengamanan serta merespons perkembangan situasi kamtibmas di kedua daerah tersebut.



Pengecekan kesiapan pasukan Brimob yang akan bertugas di Papua Tengah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 12.00 WIB di Mako Brimob dan dipimpin langsung oleh Wakapolri.

Adapun kekuatan personel yang disiapkan antara lain 100 personel Brimob untuk Papua Tengah, Tim Itwasum sebanyak 8 personel yang dibagi ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Tim BIK 10 personel untuk Papua Tengah, Tim Divpropam 26 personel yang terbagi ke dua wilayah, serta Tim Bareskrim sebanyak 20 personel untuk Papua Tengah.

Untuk wilayah Maluku Utara, sebanyak 12 personel Divpropam telah diberangkatkan pada Sabtu pagi menggunakan pesawat Beechcraft. Sementara 4 personel Itwasum masih dalam proses pencarian tiket keberangkatan.

Sedangkan untuk penguatan di Papua Tengah, total personel gabungan yang akan diberangkatkan berjumlah 148 personel. Mereka dijadwalkan berangkat pada Minggu, 5 April 2026 pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air dengan tujuan Nabire.

Langkah penguatan ini dilakukan seiring dengan adanya perkembangan situasi kamtibmas di beberapa wilayah. Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terjadi konflik antarwarga yang dipicu oleh kasus dugaan pembunuhan seorang warga di Desa Bobane Jaya.

Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo yang mengakibatkan korban jiwa, pembakaran rumah warga, fasilitas umum, serta satu unit tempat ibadah. Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat untuk meredam konflik hingga situasi berangsur kondusif pada Jumat sore.

Selain itu, di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, terjadi aksi penganiayaan berat terhadap personel Polri, Bripda Juventus Edowai, yang dilakukan oleh orang tak dikenal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.



Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta merespons cepat setiap dinamika di lapangan.

“Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tidak terpengaruh isu hoaks maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan,” tambahnya.

Saat ini, Polri masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan di Halmahera Tengah maupun penyerangan terhadap personel di Dogiyai, serta memastikan situasi keamanan di kedua wilayah tetap terkendali.

Sabtu, 04 April 2026

172 Personel Polres Bitung Amankan Ibadah Jumat Agung, Umat Beribadah Khusyuk dan Kondusif.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Suasana penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Ibadah Jumat Agung umat Kristiani di Kota Bitung, Jumat (3/4/2026). Demi memastikan keamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah, sebanyak 172 personel Polres Bitung bersama unsur TNI dan mitra keamanan lainnya diterjunkan untuk melakukan pengamanan di ratusan gereja yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Bitung.



Pengamanan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E., serta Kabag Ops AKP Novrianto Sadia. Kehadiran aparat di lapangan menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ratusan gereja dari berbagai denominasi di delapan kecamatan—yakni Maesa, Madidir, Aertembaga, Matuari, Girian, Ranowulu, Lembeh Selatan, dan Lembeh Utara—menjadi fokus pengamanan. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan personel Polri, tetapi juga didukung oleh Kodim 1310/Bitung, Satpol PP, Senkom, Banser Ansor, Panji Yosua, Legium Cristum, serta elemen masyarakat lainnya, termasuk pemuda lintas agama.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di sekitar rumah ibadah, hingga patroli dialogis guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan proaktif Polri dalam menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Bitung.

Kapolres Bitung AKPB ALBERT ZAI.,SIK.,MH melalui Kabag Ops Polres Bitung, AKP Novrianto Sadia, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri untuk menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Ibadah Jumat Agung dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khusyuk. Kami hadir untuk memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Novrianto Sadia.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan damai.

“Kami mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak, baik TNI, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat lintas agama yang turut berpartisipasi dalam pengamanan. Ini adalah wujud nyata kebersamaan dan toleransi yang harus terus kita jaga di Kota Bitung,” tambahnya.



Ibadah Jumat Agung yang memperingati wafatnya Yesus Kristus tersebut berlangsung dengan susunan ibadah yang penuh makna, mulai dari doa pengampunan dosa, pembacaan firman Tuhan, renungan, puji-pujian, hingga doa syafaat dan berkat penutup.

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan ibadah berakhir sekitar pukul 12.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bitung pun tetap terjaga dengan baik.

Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat pada momen keagamaan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang senantiasa hadir dengan humanis dan penuh kepedulian.

Jumat, 03 April 2026

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai Dampingi Kunker BNPB, Pastikan Keamanan dan Penanganan Gempa Berjalan Optimal.

Bitung,Humas Polres Bitung - Kapolres Bitung Albert Zai memastikan situasi keamanan dan penanganan dampak gempa bumi di wilayah Kota Bitung berjalan kondusif. Hal itu disampaikan saat mendampingi kunjungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di lokasi terdampak, Jumat (3/4/2026).



‎Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. turut bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan jajaran Forkopimda mendampingi kunjungan kerja BNPB yang diwakili oleh Dr. Abdul Muhari di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari.

‎Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi tanggul serta permukiman warga yang terdampak gempa. Data sementara mencatat sebanyak 41 titik kerusakan, meliputi rumah warga, tempat ibadah, hingga fasilitas umum.

‎Kapolres Bitung menegaskan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk memastikan keamanan serta membantu proses penanganan di lapangan.

‎“Kami dari Polres Bitung langsung turun ke lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan masyarakat merasa terlindungi pascagempa,” ujar Albert Zai.

‎Ia juga menegaskan bahwa Polri bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam penanganan bencana.

‎“Kami terus bersinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk BNPB dan Pemkot Bitung, agar proses evakuasi, pengamanan, dan distribusi bantuan berjalan lancar,” katanya.

‎Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi hal penting dalam kondisi darurat seperti ini.



‎“Kehadiran personel di lapangan kami fokuskan untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat yang terdampak,” tegasnya.

‎Selain pengamanan, pihak kepolisian juga melakukan pemantauan di titik-titik rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

‎“Kami juga melakukan patroli dan pengawasan di lokasi terdampak untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan bantuan tersalurkan dengan baik,” tambahnya.

‎Sementara itu, BNPB menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung penanganan bencana di daerah, termasuk kesiapan bantuan logistik dan peralatan.

‎Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan berlangsung aman dan lancar, dengan keterlibatan aktif unsur TNI-Polri serta pemerintah daerah dalam upaya penanganan pascagempa di Kota Bitung.

Polda Sulut Klarifikasi Video Viral Anggota Polri yang Mengundurkan Diri.

MANADO – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara melalui Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan memberikan klarifikasi beredarnya potongan video di media sosial terkait pengunduran diri Aipda VAK dari Polri.



Menurutnya, berdasarkan hasil wawancara dan klarifikasi langsung oleh Paminal Bidpropam Polda Sulut, terungkap bahwa narasi negatif yang beredar luas di akun-akun medsos adalah distorsi fakta atau hoaks.

"​Dalam komunikasi yang dilakukan pada Kamis (2/4/2026), VAK membenarkan bahwa video tersebut memang dibuat secara pribadi sebagai kenang-kenangan masa dinas menjelang masa pensiunnya per 1 April 2026. Namun, video asli tersebut hanya berisi ucapan terima kasih kepada institusi Polri," ujar Kombes Pol Alamsyah. P. Hasibuan.

​VAK, lanjutnya menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin kepada akun mana pun untuk menambahkan teks provokatif atau narasi yang mengaitkan videonya dengan isu-isu lain. Ia menyatakan konten yang viral saat ini telah ditambahi narasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Dalam video tersebut, VAK justru menyatakan rasa bangganya terhadap institusi Polri. Ia menegaskan komitmennya dengan semboyan "Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara," lanjut Kabid.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menegaskan bahwa VAK merupakan korban penyalahgunaan konten pribadi oleh pihak ketiga.

"Hasil klarifikasi menunjukkan subjek tidak terlibat dalam upaya penyebaran hoaks atau mendiskreditkan institusi. Loyalitas yang bersangkutan terhadap Polri tetap terjaga, dan narasi kekecewaan yang viral tersebut terbukti tidak benar," tegasnya.

Terkait mutasi VAK ke Polres Kepulauan Talaud, Kabid Humas mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang biasa dalam sebuah organisasi.

"Mutasi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri. Hal ini adalah bagian dari Tour of Duty dan Tour of Area demi penyegaran organisasi dan rutinitas penempatan personel," ungkap Kombes Pol Alamsyah.


Jikalau pun seseorang yang dimutasi sedang melaksanakan tugas pekerjaan yang sedang diemban, maka katanya pekerjaan tersebut akan diserahkan dan dikerjakan oleh penggantinya.

Diketahui, VAK juga mengajukan pengunduran diri atas kemauan sendiri dari dinas kepolisian pada sekitar tahun 2025, bukan karena pemecatan atau tekanan terkait kasus tertentu.

​"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang sudah diedit sedemikian rupa. Pengunduran diri yang bersangkutan adalah murni atas kesadaran dan kemauan sendiri," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten hasil editan yang bertujuan menyudutkan pihak tertentu.

Kamis, 02 April 2026

Kapolres Bitung Turun Langsung ke Lapangan Pasca Gempa, Pastikan Keselamatan Warga dan Pimpin Penanganan Cepat.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Respons cepat dan penuh kepedulian ditunjukkan jajaran Polres Bitung pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Kamis (2/4/2026) pagi. Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus memimpin langkah-langkah penanganan darurat.



Sejak pukul 06.48 WITA, gempa dengan pusat di koordinat 1.21 LU dan 126.25 BT atau sekitar 127 km tenggara Bitung dengan kedalaman 18 km tersebut langsung direspons cepat oleh seluruh jajaran kepolisian. Kapolres segera memerintahkan Kabag Ops, para Kasat, hingga Kapolsek jajaran untuk bergerak melakukan monitoring di seluruh wilayah terdampak.

Kapolres Bitung memulai pengecekan di wilayah pesisir Pantai Girian Bawah dan Jembatan Girian. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi air laut masih dalam batas normal dan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada bangunan di sekitar pesisir. Meski demikian, langkah antisipatif tetap dilakukan mengingat adanya peringatan dini dari BMKG terkait potensi tsunami dengan status siaga.

Tidak hanya melakukan pemantauan, Kapolres juga turun langsung membantu warga. Di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kapolres bersama personel terlibat dalam pembersihan puing-puing tembok yang roboh dan menimpa dapur rumah milik keluarga Siahaya Kakombohi. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material sekitar Rp5 juta.

Sementara itu, jajaran lainnya bergerak serentak di berbagai titik. Wakapolres bersama Kasat Intelkam mengecek fasilitas umum seperti Gereja Santa Antonius De Padua yang dilaporkan dalam kondisi baik, serta mendapati keretakan pada dinding salah satu bangunan toko di Girian. Pengecekan juga dilakukan di GOR Dua Sudara Manembo yang dipastikan dalam kondisi aman.

Di sejumlah lokasi lain, ditemukan kerusakan ringan hingga sedang, seperti retaknya dinding mengakibatkan keramik dinding jatuh di Masjid Al Mutaqien Girian Weru Satu, plafon jatuh di GMIM Petra Wangurer Barat, serta kerusakan pada kantor Wali Kota Bitung berupa pecahnya dinding dan plafon lantai dua. Meski demikian, seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Pengamanan dan evakuasi juga dilakukan secara humanis oleh jajaran Polres Bitung. Personel Satuan Lalu Lintas membantu mengevakuasi warga di pesisir Girian Bawah ke lokasi yang lebih aman. Di sisi lain, Satuan Binmas bersama Bhabinkamtibmas aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta memahami langkah-langkah evakuasi jika terjadi gempa susulan.



Di wilayah kepulauan Lembeh, sejumlah kerusakan rumah warga juga terpantau, seperti atap roboh dan dinding retak, namun seluruhnya dilaporkan tanpa korban jiwa. Aktivitas masyarakat di sejumlah titik, termasuk kawasan perikanan, masih berjalan normal dengan pengawasan aparat.

Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI.,SIK.,MH melalui Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman dan pelayanan cepat saat situasi darurat.

“Pasca gempa, seluruh personel Polres Bitung langsung bergerak cepat melakukan pengecekan, pengamanan, serta membantu masyarakat yang terdampak. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang belum jelas, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar AKP Abdul Natip Anggai.

Secara umum, situasi Kota Bitung pasca gempa dilaporkan dalam keadaan kondusif dan terkendali. Tidak terdapat korban jiwa, namun sejumlah kerugian material tercatat di beberapa lokasi. Hingga saat ini, Kapolres bersama jajaran masih terus melakukan pemantauan intensif serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah evakuasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa susulan maupun ancaman tsunami.

Kehadiran cepat aparat kepolisian di tengah masyarakat ini menjadi bukti nyata sinergi, kepedulian, dan komitmen dalam menjaga keselamatan serta ketenangan warga di tengah situasi bencana.

Rabu, 01 April 2026

Polres Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala 2026, Wujud Kepedulian terhadap Kesiapan Personel.

Bitung,Humas Polres Bitung0 – Upaya menjaga kesehatan dan kesiapan personel terus menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Hal ini terlihat dalam kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Biddokes Polda Sulut di lingkungan Polres Bitung, Rabu (1/4/2026).



Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 Wita tersebut berlangsung di Lapangan Sport Hall Aspol Pinokalan dan diikuti oleh 96 personel Polres Bitung. Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, Wakapolres J.H Daniel Korompis, S.E, para pejabat utama, serta seluruh personel yang telah terdaftar untuk mengikuti pemeriksaan.

Tim medis dari Biddokes Polda Sulut yang dipimpin oleh tenaga profesional di bidang kesehatan melaksanakan serangkaian pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan meliputi pengecekan fisik, laboratorium (darah dan urin), rontgen, EKG, treadmill, hingga tes HCG. 

Kegiatan ini dirancang untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

Dari hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 81 personel mengikuti kategori pemeriksaan intensif, dengan rincian 24 personel pada Intensif 1, 50 personel Intensif 2, dan 7 personel Intensif 3. Selain itu, terdapat 9 personel yang mengikuti pemeriksaan HCG.

Kapolres Bitung AKBP ALBERT ZAI.,SIK.,MH, melalui Kasi Dokkes Polres Bitung, Aipda Fauzan Wahibu, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri.



“Pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan langkah preventif untuk memantau kondisi fisik dan mental personel secara menyeluruh. Dengan deteksi dini, potensi gangguan kesehatan dapat segera ditangani sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesehatan personel merupakan salah satu faktor utama dalam menunjang profesionalisme dan kinerja kepolisian di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini berakhir pada pukul 12.30 Wita dalam situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga kesehatan personel demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Kecelakaan Maut di Girian Atas, Satu Pengendara Meninggal Dunia.

BITUNG,Humas Polres Bitung — Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak cepat menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan S....